Tulisan ini bertujuan untuk mengonsep dan mendeskripsikan desain pembelajaran mata kuliah Teori Sastra pada program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di kampus wilayah perbatasan NKRI-RDTL dengan menggunakan model Project Based Learning dan Problem Based Learning berbasis pendidikan karakter. Salah satu kampus yang berada di wilayah perbatasan NKRI-RDTL adalah kampus Universitas Timor (Unimor). Pada program studi ini, Teori Sastra merupakan mata kuliah rumpun susastra yang sifatnya wajib bersyarat diprogram oleh mahasiswa semester dua dengan bobot 3 SKS. Melalui paradigma etik-emik bersettingkan wilayah perbatasan NKRI-RDTL, maka tulisan ini disajikan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Banyak problema dan kendala yang ditemukan dalam praktik pembelajaran mata kuliah ini, khususnya untuk mahasiswa yang berada di wilayah perbatasan NKRI-RDTL. Oleh karena itu, desain pembelajaran dengan model kekinian harus dikonsep, digali, dan dieksplorasi lebih lanjut, sehingga capaian pembelajaran mata kuliah ini dapat terpenuhi dengan efektif, optimal, dan maksimal. Mahasiswa pun menjadi semakin semangat belajarnya dan cinta dengan mata kuliah ini. Secara umum, model pembelajaran yang digunakan ini bukanlah produk baru. Tetapi bagi mahasiswa di wilayah perbatasan NKRI-RDTL, model ini merupakan produk baru yang belum pernah diaplikasikan di kampusnya, bersifat inovatif, kreatif, menyenangkan, dan dapat dikolaborasikan dengan berbagai model pembelajaran lain yang relevan dengan zamannya serta fokus bahasan yang menjadi bahan kajiannya. Apalagi, model pembelajarannya diimbangi dengan nilai-nilai pendidikan karakter di dalam praktik dan implementasinya, mulai dari nilai religiositas, nasionalisme, kemandirian, gotong royong, dan integritas.Kata Kunci: desain pembelajaran, Teori Sastra, project based learning, problem based learning, wilayah perbatasan, pendidikan karakterÂ
Copyrights © 2023