This study aims to conduct a Biblical study of the story and background of Ruth becoming a proselite (conversion, culture, and nation). In Ruth chapter 1, it is clear that Naomi's role as her mother-in-law has contributed to Ruth's proselytization process. This is what the author refers to in discussing and developing this research, especially finding patterns of building dialogue in diversity with people of different cultures. Using a qualitative approach with a literature study method through the source of books and literature correlates with this research problem. From this research, it can be concluded that Naomi's lifestyle, communication, and relationship-building approach succeeded in bringing Ruth to convert from a devotee of the god Kamos to a worshiper of the God of Israel. AbstrakPenelitian ini bertujuan melakukan kajian Biblis terhadap kisah dan latar belakang Rut menjadi seorang proselit (pindah agama, budaya dan bangsa). Dalam rangkaian Rut pasal 1 nampak jelas adanya peran Naomi sebagai ibu mertuanya yang telah berkontribusi dalam proses proselitisasi Rut. Inilah yang menjadi acuan penulis dalam membahas dan mengembangkan penelitian ini, khususnya menemukan pola membangun dialog dalam keberagaman kepada orang-orang yang berbeda budaya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, melalui sumber buku-buku dan literatur yang berkorelasi dengan masalah penelitian ini. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pola hidup, komunikasi dan pendekatan membangun hubungan yang dilakukan Naomi berhasil membawa Rut pindah agama atau kepercayaan, dari penyembah dewa Kamos menjadi penyembah Allah Israel.
Copyrights © 2022