ABSTRAK Kegiatan promosi kesehatan merupakan salah satu upaya yang penting dalam penyelenggaraan Sistem Kesehatan Nasional (SKN). Dalam SKN, baik yang disusun tahun 2009 maupun yang disusun tahun 2010, disebutkan bahwa salah satu subsistemnya adalah Subsistem Pemberdayaan Masyarakat. Subsistem Pemberdayaan Masyarakat adalah tatanan yang menghimpun berbagai upaya perorangan, kelompok, dan masyarakat umum dibidang kesehatan secara terpadu dan saling mendukung guna menjamin tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang setingi-tingginya (Departemen Kesehatan, 2010). Sasaran promosi kesehatan dikelompokkan menjadi sasaran primer, sekunder dan tersier. Salah satu dari sasaran primer yaitu keluarga. Keluarga merupakan aspek terpenting dalam unit terkecil dalam masyarakat, penerima asuhan, kesehatan anggota keluarga dan kualitas kehidupan keluarga saling berhubungan, dan menempati posisi antara individu dan masyarakat (Harmoko, 2012). Dengan penggunaan media promosi yang berbeda pada umumnya yaitu dengan metode SPP (Senam dan demonstrasi, poster, penyuluhan) mampu mempermudah masyarakat untuk memahami dan mengaplikasikannya. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, direncanakan beberapa program untuk menangani masalah yang tengah dihadapi oleh keluarga diantaranya melaksanakan implementasi pencegahan promotif dan preventif berupa penyuluhan sekaligus demonstrasi sesuai dengan mata kuliah yang diintegrasikan. Sebagai penunjang maka dilaksanakan pemeriksaan kesehatan berkala dan konsultasi kesehatan setiap kali kunjungan. Kata Kunci : Promosi Kesehatan, Keluarga, Kualitas Kesehatan
Copyrights © 2019