Jurnal Riptek
Vol 16, No 1 (2022)

Studi Integrasi Angkutan Barang Kota Semarang

Ricky Rithoma (PT. Tata Rekapraya Utama)
Muhammad Asin Zubet (PT. Tata Rekapraya Utama)
Bunga Ludmila Rendrarpoetri (PT. Tata Rekapraya Utama)
Nofika Fitasari (PT. Tata Rekapraya Utama)



Article Info

Publish Date
07 Jun 2022

Abstract

Berdasarkan pola pergerakan angkutan barang dengan rute atau lintasan angkutan barang dari lokasi asal ke tujuan seperti Mangkang-Kawasan Industri Tugu-Kawasan Industri Ngaliyan-Kalibanteng-Pelabuhan Tanjung Emas-Genuk-perbatasan dengan Kabupaten Demak; Srondol-Banyumanik-Pelabuhan Tanjung Emas/Genuk/Krapyak; dan Mranggen-Pedurungan-Pintu Tol Gayamsari menunjukkan bahwa jaringan jalan yang dilalui moda angkutan barang, khususnya untuk golongan iii-iv memiliki tingkat resiko tinggi kecelakaan lalu lintas baik akibat konflik pergerakan maupun resiko yang timbul dari faktor kendaraan itu sendiri, seperti ODOL (over dimension over loading). Selain resiko tinggi kecelakaan lalu lintas, terdapat fenomena parkir tepi jalan pada rute/ lintasan tersebut. Penelitian ini menggunakan input data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari kegiatan survei, wawancara, dan kuesioner terhadap pemilik dan pengemudi angkutan barang di kota semarang. Sedangkan data sekunder diperoleh dari pemerintah daerah Kota Semarang melalui SKPD terkait maupun BPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteritik pergerakan angkutan barang di kota semarang terdiri dari pergerakan internal-internal, eksternal-internal, dan eksternal-eksternal (menerus/hanya melintas). Sementara untuk lokasi bangkitan tarikan angkutan barang diantara simpul transportasi seperti pelabuhan, stasiun, bandar udara, dan pusat kawasan industri. 

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

riptek

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Environmental Science Social Sciences Transportation

Description

The journal provides a forum for publishing the original research articles, review articles, and short communication articles related to urban development in Semarang ...