Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Studi Integrasi Angkutan Barang Kota Semarang Ricky Rithoma; Muhammad Asin Zubet; Bunga Ludmila Rendrarpoetri; Nofika Fitasari
Jurnal Riptek Vol 16, No 1 (2022)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1339.434 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v16i1.137

Abstract

Berdasarkan pola pergerakan angkutan barang dengan rute atau lintasan angkutan barang dari lokasi asal ke tujuan seperti Mangkang-Kawasan Industri Tugu-Kawasan Industri Ngaliyan-Kalibanteng-Pelabuhan Tanjung Emas-Genuk-perbatasan dengan Kabupaten Demak; Srondol-Banyumanik-Pelabuhan Tanjung Emas/Genuk/Krapyak; dan Mranggen-Pedurungan-Pintu Tol Gayamsari menunjukkan bahwa jaringan jalan yang dilalui moda angkutan barang, khususnya untuk golongan iii-iv memiliki tingkat resiko tinggi kecelakaan lalu lintas baik akibat konflik pergerakan maupun resiko yang timbul dari faktor kendaraan itu sendiri, seperti ODOL (over dimension over loading). Selain resiko tinggi kecelakaan lalu lintas, terdapat fenomena parkir tepi jalan pada rute/ lintasan tersebut. Penelitian ini menggunakan input data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari kegiatan survei, wawancara, dan kuesioner terhadap pemilik dan pengemudi angkutan barang di kota semarang. Sedangkan data sekunder diperoleh dari pemerintah daerah Kota Semarang melalui SKPD terkait maupun BPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteritik pergerakan angkutan barang di kota semarang terdiri dari pergerakan internal-internal, eksternal-internal, dan eksternal-eksternal (menerus/hanya melintas). Sementara untuk lokasi bangkitan tarikan angkutan barang diantara simpul transportasi seperti pelabuhan, stasiun, bandar udara, dan pusat kawasan industri. 
Peningkatan Keterampilan Penggunaan Program Bantu Gambar Teknik Autocad Bagi Siswa Smk Muhammadiyah 3 Pucang Gading Demak Wawarisa Alnu Fistcar; Abdul Rohman; Su'udi Al Mukarom; Muhammad Asin Zubet; Melinda Dewi Astuti
Jurnal Pasopati Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ihis.v%vi%i.18853

Abstract

Kurikulum sekolah harus dapat menjawab kebutuhan dunia usaha Begitu juga SMK Muhammadiyah 3 Pucang Gading Demak juga harus memiliki output luaran kurikulum siswa SMK yang siap diterima didunia kerja. Namun pada kenyataanya banyak yang mengalami kendala seperti kurangnya kemampuan para pendidik sehingga dibutuhkan sharing ilmu dari berbagai pihak untuk menciptakan siswa yang mempunyai hardskill atau ketrampilan yang menjadi kompetensi serta softskill berupa karakter yang baik. Peserta didik harus menguasai banyaknya teori dan mengaplikasikan dalam praktikum akan menimbulkan kebosanan dan menjadi beban pada peserta didik. Pendidik adalah elemen inti dalam kesatuan sistem Pendidikan. Peran dan posisi pendidik dalam peningkatan kualitas harus diperhitungkan. Tidak hanya mempunyai sikap tanggung jawab terhadap disiplin ilmu yang diajarkanya tetapi harus selalu belajar untuk menjawab ilmu pengetahuan dan teknologi yang selalu berkembang. Perkembangan teknologi yang semakin cepat mengakibatkan kemajuan pada banyak aspek terutama pada ketersediaan program bantu gambar teknik yang mendukung kegiatan kontruksi yang juga mengalami kemajuan dalam penggunaanya. Salah satu program bantu gambar teknik adalah CAD (Computer Aided Design) atau yang sering dipakai dalam dunia kontruksi adalah AutoCAD. Program bantu tersebut mempunyai fungsi untuk menggambar dan merancang dengan bantuan computer dalam pembentukan model serta ukuran dua, tiga dimensi atau lebih. Tujuan yang akan dicapai dalam kegiatan ini adalah membantu tenaga pendidik untuk memperkenalkan progam bantu gambar teknik yang dapat membantu menjawab kebutuhan dunia kerja kepada siswa SMK Muhammadiyah 3 Pucang Gading Demak, agar keterampilan penggunaan program bantu gambar teknik meningkat dan dapat lebih efisien. Dengan kondisi tersebut tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Semarang membantu tenaga pendidik untuk memperkenalkan progam bantu gambar teknik yang dapat membantu menjawab kebutuhan dunia kerja kepada siswa SMK Muhammadiyah 3 Pucang Gading Demak, agar dapat meningkatkan keterampilan penggunaan program bantu gambar teknik, serta dapat berpraktik langsung menggunakan program bantu tersebut. Hasil akhir dari kegiatan ini diharapkan peserta didik dapat membuat sketsa gambar dengan program bantu gambar teknik Kata kunci : Kurikulum, Program Bantu Gambar Teknik, Pengabdian Kepada Masyarakat
ANALISA LALU LINTAS TERHADAP KAPASITAS JALAN BRIGJEND SUDIARTO KOTA SEMARANG Muhammad Asin Zubet; Wawarisa Fistcar; Wahyu Aktorina
Jurnal Teknik Indonesia Vol 6, No 1 (2025): JTI (Jurnal Teknik Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v6i1.667

Abstract

oad capacity is the ability of a road section to accommodate the ideal flow or volume of traffic in a certain unit of time, which is expressed in the number of vehicles passing a certain road section in one hour. The aim of this research is to determine road traffic performance by calculating passing vehicles, road geometric conditions and environmental conditions. The study carried out in this research was carried out on Jalan Brigjen Sudiarto, Semarang City with the aim of calculating capacity and service levels, namely by conducting a survey (starting at 06.00 - 22.00), the data obtained was traffic volume data. Data processing was carried out using the Guidelines method. Indonesian Road Capacity (PKJI) in 2023 where the degree of saturation (DS) is an indicator of traffic behavior on the Brigjen Sudiarto section, Semarang City. From the results of the survey data processing, the Capacity value for the Brigjend Sudiarto road from Demak to Semarang was obtained with a road capacity of 3,253 pcu/hour (C) and a traffic volume of 3,261 pcu/hour (Q) degree of saturation (DS) 1.00 ITP F (Flow (obstacles, low speed, volume above capacity, often occur/congestion for quite a long time), while the capacity of the Brigjend Sudiarto road from Demak to Semarang is with a road capacity of 3,253 pcu/hour (C) and a traffic volume of 1,210 pcu/ hours (Q) degree of saturation (DS) 0.37 ITP B (Flow is stable, speed is slightly limited by traffic, driver can still freely choose his speed).
ANALISIS LALU LINTAS TERHADAP KAPASITAS JALAN DIPONEGORO UNGARAN Zubet, Muhammad Asin; Al Mukarom, Su'udi; Astuti, Meilinda Dewi
Jurnal Teknik Indonesia Vol 6, No 1 (2025): JTI (Jurnal Teknik Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v6i1.738

Abstract

Kapasitas jalan dapat diartikan sebagai kemampuan suatu ruas jalan dalam menampung arus lalu lintas secara optimal dalam kurun waktu tertentu, yang umumnya dinyatakan dalam jumlah kendaraan yang melintas per jam pada titik tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja lalu lintas pada suatu ruas jalan melalui penghitungan volume kendaraan yang melintas, kondisi geometrik jalan, serta kondisi lingkungan sekitar. Studi ini difokuskan pada ruas Jalan Diponegoro di wilayah Ungaran, dengan tujuan utama menghitung kapasitas dan tingkat pelayanannya. Pengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan yang dilaksanakan pada pukul 06.00 hingga 18.00, dengan data utama berupa volume lalu lintas. Analisis data mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) tahun 2023, dengan derajat kejenuhan (DS) digunakan sebagai indikator utama perilaku arus lalu lintas. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa kapasitas jalan dari arah Ungaran menuju Semarang mencapai 2.968 smp/jam, dengan volume lalu lintas sebesar 1.596 smp/jam dan nilai DS sebesar 0,54. Hal ini menunjukkan tingkat pelayanan kategori C, yaitu kondisi arus lalu lintas masih stabil dan kecepatan kendaraan dapat dikendalikan oleh kondisi lalu lintas. Sementara itu, untuk arah sebaliknya, yaitu dari Semarang ke Ungaran, kapasitas jalan juga sebesar 2.968 smp/jam dengan volume lalu lintas mencapai 1.662 smp/jam, menghasilkan DS sebesar 0,56 yang juga termasuk dalam kategori tingkat pelayanan C, dengan karakteristik arus lalu lintas yang serupa.
Traffic Safety Socialization for Prospective Motor Vehicle Drivers, at Sanggar Bimbingan At-Tanzil, Kuala Lumpur, Malaysia Mukarom, Su’udi Al; Fistcar, Wawarisa Alnu; Zubet, Muhammad Asin; Hairudin, Aldi Mashar; Agustina, Juwita
Jurnal Pasopati Vol 6, No 2 (2024): Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaysia is the main destination country for placing Indonesian Migrant Workers (TKI) to get a better life. According to the Indonesian Migrant Workers Protection Agency (BP2MI), Malaysia is the third-highest country for the placement of Indonesian migrant workers, namely 34,403 people in the period January–July 2024. During the years of working in Malaysia, many Indonesian Migrant Workers (PMI) have built families in Malaysia and even had children who grew up in Malaysia. Many children born and raised from marriages between Indonesian immigrant workers do not have sufficient documents to attend state or private schools. Many of these children are 15 years old, or the age at which they will soon have the right to have a driving license. Young drivers continue to be overrepresented in the failure of the transportation system as evidenced by the loss of life and injury resulting from road accidents. Transportation system failure is the leading cause of death among young people worldwide. Moreover, most of the congested roads, loss of life, and injury among young drivers aged 15-29 years occur in low- and middle-income countries. Traffic safety issues among children and adolescents occur at a global level, including in Southeast Asian countries. In Southeast Asian countries, many teenagers in junior high school tend to be more independent and travel alone more than elementary school children, so they need understanding and skills to behave safely when carrying out traffic activities on the road. One method to increase awareness and culture of road safety is through education and promotion of the importance of traffic safety. This study is intended to obtain an overview of the level of traffic safety and awareness of traffic behavior in the community, especially among junior high school students so that the level of safety and the need for safety education can be identified and analyzed to determine the form of program that can be implemented both between schools and students and the government with students.
Analisa Lalu Lintas Terhadap Kapasitas Jalan Brigjend Sudiarto Kota Semarang Zubet, Muhammad Asin; Fistcar, Wawarisa; Aktorina, Wahyu
Teknika Vol. 19 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i1.8554

Abstract

Kapasitas jalan yaitu kapasitas suatu ruas jalan yang dapat volume lalu lintas terbaik dalam satuan waktu tertentu. Penelitian ini dilakukan  pada kawasan Jalan Brigjen Sudiarto, Kota Semarang, untuk menghitung kapasitas dan tingkat pelayanan. Pengolahan data tersebut dilakukan dengan menggunakan Panduan Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) Tahun 2023 dimana tingkat kejenuhan (DS) sebagai indikator kinerja ruas Brigjen Sudiarto Kota Semarang. Dari hasil kajian penanganan informasi diperoleh kapasitas jalan Brigjend Sudiarto dari Demak sampai Semarang dengan kapasitas jalan sebesar 3.253 smp/jam (C) dan tingkat volume lalu lintas sebesar 3.261 smp/jam (Q). Derajad Kejenuhan (DS) 1,00 ITP F (arus terhambat, kecepatan rendah, volume di atas batas, kecepatan relatif rendah/volume diatas kapasitas), sedangkan batas jalan Brigjend Sudiarto dari Demak sampai Semarang dengan batas jalan 3.253 smp /jam (C) dan volume lalu lintas 1,210 smp/jam (Q) tingkat pelayanan (DS) 0,37 ITP B (arus stabil, kecepatan sedikit dibatasi oleh lalu lintas, pengemudi tetap boleh memilih kecepatan secara terbuka).
ATP/WTP Analisis Ability To Pay Dan Willingness To Pay Tarif Feeder Banyumanik-Penggaron: ATP/WTP Muhammad Asin Zubet; Rani Puspita Dewi Putri Anwar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5738

Abstract

Layanan Feeder berperan sebagai angkutan pengumpan yang menghubungkan kawasan permukiman dan pusat aktivitas menuju jaringan transportasi massal utama yaitu BRT Kota Semarang. Sebagai sistem yang berorientasi pada pengguna, layanan Feeder menuntut perencanaan armada, fasilitas halte, serta operasi yang terintegrasi. Penentuan tarif menjadi aspek penting dalam pengelolaan layanan, yang umumnya ditinjau melalui pendekatan Ability to Pay (ATP) dan Willingness to Pay (WTP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ATP masyarakat berdasarkan jenis pekerjaan berada pada kisaran Rp 3.750–Rp 44.387, dengan ATP terhadap tarif layanan berkisar Rp 4.851–Rp 16.370. Sementara itu, WTP berdasarkan jenis pekerjaan tercatat pada rentang Rp 1.381–Rp 5.000, dan WTP berdasarkan kelompok tarif berada pada kisaran Rp 4.000–Rp 5.500. Temuan ini dapat menjadi dasar dalam perumusan tarif Feeder yang lebih proporsional dan berkelanjutan.