MIYAH: Jurnal Studi Islam
Vol. 15 No. 01 (2019)

MISTISISME PESANTREN DALAM REALITAS SOSIAL (EPISTEMOLOGI IRFANI DALAM KISAH MISTIS DI PONDOK PESANTREN MAMBAUS SHOLIHIN)

Ali Sodikin (Institut Keislaman Abdullah Faqih Gresik)



Article Info

Publish Date
12 Sep 2019

Abstract

Abstrak: Artikel ini menjeleaskan tentang mistis pesantren dimana pesantren seringkali mengundang rasa penasaran bagi para pengamat dalam dan luar negeri untuk melihat serta menganalisis sisi keunikan tersebut. Karenanya pesantren memiliki pesonanya sendiri karena kearifan lokal yang selalu dijaga dan dirawatnya. Sisi unik itulah barangkali yang menjadikan pesantren itu beda dengan lembaga pendidikan lain yang non pesantren. Nilai-nilai kearifan lokalnya yang senantiasa dipegang teguh dan dilestarikan itu menjadi kekuatan tersendiri bagi pesantren di tengah derasnya gempuran arus modernisasi tersebut. Mambaus Sholihin adalah contoh pesantren yang masih kental dengan nilai-nilai kearifan lokalnya. Merujuk pada sejarah awal pendirian, pesantren ini menyisakan pengalaman-pengalaman yang tergolong mistis bagi pelaku sejarahnya. Sehingga kejadian-kejadian unik tersebut bisa kita katakan sebagai peristiwa yang bersifat transenden dan suprarasional. Untuk alasan inilah penulis mencoba mengkaji lebih dalam sisi-sisi keunikan pesantren Mambaus Sholihin, khususnya hal-hal yang bersifat mistis yang mengiringi proses sejarah berdirinya pesantren tersebut. Kiranya menjadi menarik manakala kita melihat sisi-sisi unik tersebut dari sudut pandang epistemologi irfani yang belum begitu banyak diperbincangkan oleh para peneliti.Keyword : Mistik, epistemologi irfani, metafisika

Copyrights © 2019