Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) strategi guru menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran apresiasi sastra dan (2) kendala yang dihadapi oleh guru menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran apresiasi sastra di kelas VIII SMP Negeri 2 Singaraja. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan (1) strategi pembelajaran yang digunakan berpusat pada guru dan berpusat pada siswa. Ada delapan nilai yang dominan muncul, yaitu nilai religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, tanggung jawab, inovatif. (2) guru mengalami kendala mengaitkan komponen di RPP sesuai dengan situasi dan kondisi siswa, serta perhatian siswa yang belum terfokus dalam proses pembelajaran. Disarankan kepada guru agar lebih meningkatkan pemahamannya terhadap strategi pembelajaran maupun materi pelajaran kelas menjadi lebih kondusif. This study aims to describe (1) the teacher's strategy to instill the values of character education in learning literary appreciation and (2) the obstacles faced by the teacher to instill the values of character education in the learning of literary appreciation in class VIII of SMP Negeri 2 Singaraja. Data collection methods used are the method of observation, documentation, and interviews. The results showed (1) the learning strategies used were teacher-centered and student-centered. There are eight dominant values that emerge, namely religious values, honesty, tolerance, discipline, hard work, creative, responsibility, innovative. (2) the teacher experiences obstacles connecting components in the lesson plan according to the situation and condition of the students, as well as the attention of students who have not been focused in the learning process. It is recommended to teachers to further enhance their understanding of learning strategies and class subject matter to be more conducive.
Copyrights © 2020