Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) bentuk dan makna dekonstruksi tokoh perempuan dalam novel Sitayana Karya Cok Sawitri, 2) relevansi novel Sitayana karya Cok Sawitri dalam pembelajaran apresiasi sastra di SMA/SMK. Data penelitian ini dikumpulkan melalui metode studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) ada tiga tokoh perempuan yang digambarkan sebagai bentuk dan makna dekonstruksi tokoh perempuan dalam novel Sitayana karya Cok Sawitri, yakni tokoh Suparnaka dengan bentuk dekonstruksi perubahan sifat yang bermakna semula jahat menjadi bosan, Sita dengan bentuk dekonstruksi perubahan karakter yang bermakna semula lemah lembut menjadi keras dan Trijata dengan bentuk dekonstruksi perubahan sikap yang bermakna semula penurut menjadi penentang. 2) Novel Sitayana relevan dalam pembelajaran apresiasi sastra, karena mengandung nilai kehidupan untuk peserta didik.
Copyrights © 2021