Stilistika
Vol. 10 No. 1 (2021): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni

TINDAK TUTUR DIREKTIF GURU DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SECARA VIRTUAL DI SMK PARIWISATA HARAPAN DENPASAR

Ni Putu Khrisna Ajmadewi (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia)
Nengah Arnawa (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia)
Ni Luh Gede Liswahyuningsih (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis tindak tutur direktif guru dan mendeskripsikan ilokusi tindak tutur direktif guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia secara virtual. Penelitian ini menggunakan data primer yang bersumber dari hasil rekaman proses belajar mengajar virtual, kartu data, dan lembar observasi. Selain itu, digunakan juga data sekunder yang bersumber dari buku-buku tentang tindak tutur. Penelitian ini menggunakan metode simak dengan teknik sadap sebagai teknik dasar, dan teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam, serta teknik catat sebagai teknik lanjutan. Berdasarkan cara kerja itu diperoleh hasil, yakni: (1) jenis-jenis tindak tutur direktif guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia secara virtual yaitu: tindak tutur langsung literal dan tindak tutur tidak langsung tidak literal. Tindak tutur yang dominan digunakan guru adalah tindak tutur langsung literal dengan persentase 99.9%. (2) Ilokusi tindak tutur direktif guru, meliputi: ilokusi memerintah, meminta, mengajak, menasihati, memperingatkan, menyindir, dan mengizinkan. Ilokusi yang mendominasi adalah ilokusi memerintah dengan persentase 51%.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

stilistika

Publisher

Subject

Arts Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Perkembangan dan dinamika ilmu pengetahuan, termasuk salah satunya ilmu pendidikan bahasa dan seni sangatlah pesat. Perlu sebuah wadah untuk menampung dan menyebarluaskan kemajuan ilmu pendidikan bahasa dan seni secara berkesinambungan agar dapat mengedukasi masyarakat. Civitas akademika FKIP ...