Jurnal Medika Malahayati
Vol 6, No 4 (2022): Volume 6 Nomor 4

POTENSI BAKTERI ENDOFIT DAUN PARE (MOMORDICA CHARANTIA L.) SABAGAI PENGHASIL SENYAWA ANTIBAKTERI PATOGEN PENYEBAB PNEUMONIA

Hartanti Hartanti (Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis-Poltekkes Tanjungkarang)
Iwan Sariyanto (Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis-Poltekkes Tanjungkarang)
Filia Yuniza (Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis-Poltekkes Tanjungkarang)



Article Info

Publish Date
04 Feb 2023

Abstract

Pneumonia merupakan penyakit infeksi akut yang mengenai jaringan (paru-paru) tepatnya di alveoli yang disebabkan oleh beberapa mikroorganisme seperti bakteri. Salah satu bakteri penyebab infeksi tersebut adalah Staphylococcus aureus dan Klebsiella pneumonia. Kedua jenis bakteri ini yang paling banyak menimbulkan kejadian resistensi antibiotik. Sehingga penanganan dan pengobatan terhadap infeksi bakteri akan sulit di atasi. Oleh sebab itu, perlu adanya upaya untuk menemukan antibiotik baru dalam pengobatan pneumonia. Bakteri endofit menjadi salah satu sumber daya hayati yang berpotensi menghasilkan senyawa antibiotik baru. Salah satu tanaman yang telah diketahui memiliki bakteri endofit dengan aktivitas antibakteri adalah  daun pare (Momordica charantia L). Terdapatnya kandungan bakteri endofit dengan aktivitas antibakteri pada daun pare memungkinkan dikembangkannya senyawa antibiotik dari bakteri endofit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan isolasi, karakterisasi, dan seleksi bakteri endofit dari daun pare yang berpotensi sebagai antibakteri Staphylococcus aureus dan Klebsiella pneumonia, untuk selanjutnya dapat dikembangkan sebagai antibiotik. Penelitian ini bersifat eksperimental melalui tahapan, yaitu isolasi bakteri endofit daun pare, karakterisasi isolat murni, dan uji aktivitas isolat antibakteri endofit terhadap Staphylococcus aureus dan Klebsiella Pneumoniae. Hasil penelitian menunjukkan diperoleh 10 isolat bakteri endofit yang memiliki potensi sebagai penghasil senyawa antibakteri Staphylococcus aureus dan Klebsiella Pneumoniae, dengan respon daya hambat lemah sampai sedang. Perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan melakukan optimasi ekstraksi senyawa antibakteri tersebut. 

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

medika

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; ...