Lampuhyang
Vol 14 No 1 (2023)

Peranan Lingkungan Formal dan Informal dalam Pemerolehan Bahasa Kedua

Putu Andyka Putra Gotama (Dhyana Pura)



Article Info

Publish Date
01 Jan 2023

Abstract

Manusia dalam berinteraksi dengan sesamanya menggunakan sarana bahasa. Masyarakat Indonesia hendaknya mampu menguasai lebih dari satu bahasa karena negara Indonesia merupakan negara kepulauan, dan tentu memiliki Bahasa Daerah yang beragam. Berkomunikasi dengan menggunakan bahasa daerah dengan masyarakat interen suku tentu tidak akan mengalami kesulitan, namun apabila berkomunikasi dengan masyarakat di luar suku, sudah dapat dipastikan akan mengalami kesulitan. Oleh karena itulah, di Indonesia telah ada bahasa persatuan/bahasa nasional yaitu bahasa Indonesia. Itulah sebabnya kenapa masyarakat disarankan untuk menggunakan lebih dari satu bahasa, minimal untuk masyarakat Indonesia, mampu menggunakan bahasa daerah sebagai B1 (bahasa Ibu) dan bahasa Indonesia sebagai bahasa keduanya (B2). Selain B2 bahasa Indonesia, kenyataan sekarang karena Indonesia terkenal dengan dunia pariwisata dan juga demi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka ada semacam tuntutan yang wajib dilaksanakan yaitu, menguasai bahasa Inggris sebagai B2 yang lain. Terlepas dari pernyataan di atas, disadari bahwa dalam belajar B2 itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak kesulitan-kesulitan dalam belajar bahasa kedua. Ada banyak faktor yang mempengaruhi seseorang dalam belajar bahasa kedua. Salah satu faktornya adalah faktor lingkungan. Oleh karena itu, dalam artikel ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui pengertian lingkungan bahasa, peranan lingkungan formal dalam pemerolehan bahasa kedua, dan peranan lingkungan informal dalam pemerolehan bahasa kedua. Berdasarkan pembahasan diperoleh hasil bahwa yang termasuk lingkungan bahasa adalah situasi di mana orang tersebut belajar B2, misalnya di rumah, di sekolah, di kantor, di tempat nongkrong, dan yang lainnya. Kualitas lingkungan bahasa merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi kesuksesan seseorang dalam belajar B2. Kemudian, ada banyak faktor yang memengaruhi seseorang dalam belajar bahasa kedua. Salah satu faktor yang paling berpengaruh adalah faktor lingkungan. Lingkungan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu lingkungan formal dan lingkungan nonformal. Lingkungan formal adalah salah satu lingkungan dalam belajar bahasa yang memfokuskan pada penguasaan kaidah-kaidah bahasa yang dipelajari secara sadar. Sementara itu, lingkungan nonformal adalah lingkungan yang mampu menjadi data input yang baik bagi pembelajar B2. Data input ini bila telah mengalami internalisasi akan menjadi pengetahuan linguistik yang berguna kelak sebagai bahan monitor. Lingkungan informal yang terpahami merupakan lingkungan bahasa yang baik bagi pembelajar. Seorang pembelajar B2 akan mampu menguasai bahasa target dengan baik apabila kedua lingkungan di atas dapat di manfaatkan dengan baik.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jurnallampuhyang

Publisher

Subject

Other

Description

Jurnal LAMPUHYANG Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penjamin Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura. Jurnal LAMPUHYANG terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan ...