Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memaparkan kegiatan di lapangan, dengan mengumpulkan data yang dijelaskan dalam bentuk kata-kata. Metode Wafa adalah metode pembelajaran Al-Qur’an dengan memaksimalkan fungsi otak kanan tanpa mengesampingkan otak kiri dipadukan secara menarik dan menyenangkan. Ciri metode Wafa adalah membaca Al-Qur’an dengan alunan nada hijaz dan program pembelajaran menggunakan gerakan sesuai dengan terjemah ayat. Dalam penelitian ini, peneliti akan menganalisis penerapan metode wafa pada santriwati PPTQ Ahmad Dahlan Pacitan dalam ketiga kondisi, yaitu :Pertama, Santriwati yang belum bisa membaca Al-Qur’an dengan lancar dengan harapan bisa membaca Al-Qur’an dengan lancar sesuai kaidah ilmu tajwid. Kedua, Santriwati yang sudah bisa membaca dengan lancar, namun masih banyak kesalahan dalam bacaanya, dalam hal ini belum sesuai dengan kaidah ilmu tajwid. Ketiga, Santriwati yang bacaanya lancar, sudah sesuai dengan kaidah ilmu tajwid yang diproyeksikan untuk menambah hafalan Al-Qur’an. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data digunakan sejak merumuskan data, menjelaskan masalah sebelum ke lapangan dan berlangsung sampai penulisan hasil penelitian. Hasil penelitian menemukan pelaksanaan metode Wafa menggunakan 5P yaitu pembukaan, pengalaman, pengajaran, penilaian, dan penutupan. Langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran metode Wafa dapat diterapkan secara face to face sesuai dengan penguasaan ustazah.
Copyrights © 2023