Kesalahan yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal matematika perlu diketahui agar tidak berdampak pada soal matematika berikutnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengindentifikasi persentase kesalahan yang dilakukan oleh peserta didik dalam menyelesaikan soal matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang di analisis menggunakan teori Newman dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini merupakan kelas V Sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan wawancara dengan kegiatan validasi menggunakan triangulasi sumber. Tahap analisis data mengacu pada analisis yang dinyatakan oleh Miles dan Huberman dengan menggunakan 4 tahapan analisis. Hasilnya menunjukan bahwa persentase terbanyak kesalahan yang dilakukan peserta didik terjadi pada pertama tipe kesalahan keterampilan proses dengan rata-rata persentase kesalahan sebesar 22.48%, kedua tipe kesalahan transformasi dengan persentase kesalahan sebesar 21.63%, ketiga tipe kesalahan pemahaman dengan persentase kesalahan sebesar 18.43%, keempat tipe kesalahan penulisan/notasi dengan persentase kesalahan sebesar 13.34%, dan kelima pada tipe kesalahan membaca dengan persentase kesalahan sebesar 11.10%. Simpulannya bahwa hasil identifikasi terhadap lima kesalahan yang peserta didik lakukan secara umum disebabkan oleh beberapa hal di antaranya akibat dari faktor kecerobohan, terburu-buru dan kurangnya ketelitian yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal, sedangkan perbedaan persentase tingkat kesalahan yang dilakukan peserta didik tidak lepas dari kemampuan yang dimiliki oleh masing-masing peserta didik dalam menyelesaiakan soal matematika tersebut
Copyrights © 2022