Jurnal Biofiskim: Pendidikan dan Pembelajaran IPA
Vol 4, No 2 (2022)

HUBUNGAN MISKONSEPSI SISWA DAN KETERLAKSANAAN STANDAR PROSES GURU PADA TOPIK KLASIFIKASI MATERI DAN PERUBAHANNYA DI SMPN KOTA RAHA

Ferawati Ferawati (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muna)
Safilu Safilu (Jurusan Pendidikan Biologi dan S2 Pendidikan IPA Pascasarjana UHO, Kendari)
Sitti Wirdhana (Jurusan Biologi dan S2 Pendidikan IPA Pascasarjana UHO, Kendari)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi siswa, keterlaksanaan standar proses guru, dan hubungan miskonsepsi siswa dan keterlaksanaan standar proses guru pada topik klasifikasi materi dan perubahannya di kelas VII SMPN Kota Raha. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah purposive sampling dan sampel penelitian adalah sembilan orang guru IPA dan sembilan kelas siswa kelas VII dengan total 215 siswa dari lima sekolah di SMPN Kota Raha. Jenis penelitian adalah penelitian survey. Miskonsepsi siswa diketahui dengan menggunakan tes two-tier multiple choice, keterlaksanaan standar proses guru menggunakan lembar observasi dan wawancara untuk mengetahui penyebab terjadinya miskonsepsi siswa dan kendala yang dihadapi guru dalam melaksanakan standar proses pada topik klasifikasi materi dan perubahannya. Teknik analisis data dilakukan dengan deskriptif persentase dan uji korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan miskonsepsi siswa pada topik klasifikasi materi dan perubahannya terjadi pada semua kelas. Persentase tertinggi terdapat pada indikator kategori di kelas VII.8 di SMPN 2 Raha yaitu pada subtopik larutan asam dan basa, dan persentase terendah yaitu indikator prinsip di kelas VII.2 di SMPN 3 Raha pada subtopik perubahan fisika. Miskonsepsi siswa terjadi pada setiap indikator, baik dalam hal mengklasifikasi, mengkategori, prinsip dan generalisasi pada topik klasifikasi materi dan perubahannya. Keterlaksanaan standar proses guru pada topik klasifikasi materi dan perubahannya terdiri atas perencanaan pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran. Persentase tertinggi pada perencanaan pembelajaran adalah SMPN 2 Raha dan persentase terendah adalah SMPN 5 Raha, sedangkan pada pelaksanaan pembelajaran persentase tertinggi adalah kelas VII.6 SMPN 1 Raha, kelas VII.4 SMPN 2 Raha, dan kelas VII.1 SMPN 4 Raha. Terdapat hubungan yang sangat lemah dan memiliki korelasi negatif (-) yang artinya jika persentase keterlaksanaan standar proses guru IPA rendah maka persentase miskonsepsi siswa akan tinggi pada topik klasifikasi materi dan perubahannya.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

Biofiskim

Publisher

Subject

Computer Science & IT Education Languange, Linguistic, Communication & Media Library & Information Science Social Sciences

Description

Jurnal Biofiskim untuk Pendidikan dan Pembelajaran IPA (JBPPI) merupakan jurnal untuk peneliti, guru , dan pengembang kurikulum IPA pada semua level pendidikan IPA. JBPPI terbit dua kali setahun secara elektronik pada bulan april dan Oktober. Tulisan yang dapat dimuat pada jurnal ini meliputi: hasil ...