Lereng permukiman Di Dusun Pengkol, Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Batul D.I. Yogykarta yang tidak stabil sangatlah berbahaya terhadap lingkungan sekitarnya, oleh sebab itu memerlukan analisis stabilitas lereng. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui arah jatuhan pada lereng yang tidak stabil, faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakstabilan dan menentukan teknik pengelolaan lahan atau lereng yang tidak stabil dan berpotensi terjadi gerakan massa tanah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey, pemetaan, wawancara, analisis laboratorium, analisis studio. Kestabilan lereng pada terhadap permukiman di daerah penelitian merupakan lereng yang tidak stabil dan sangat berpotensi terjadinya gerakan massa tanah, yang disebabkan oleh beberapa faktor pengontrol seperti geomorfologi, geologi, tanah, geohidrologi, dan tata guna lahan, serta faktor pemicu diantranya adalah Infiltrasi air kedalam lereng, getaran, Aktivitas manusia. Sehingga menganggu kestabilan lereng pada daerah penellitian, maka dari itu sangat penting dalam melakukan suatu konsep arahan pengelolaan untuk untuk menjaga lereng pada permukiman agar tetap stabil terhadap permukiman disekitarnya.Arahan pengelolaan yang diterapkan sesuai dengan kondisi lereng terhadap permukiman adalah metode vegetatif dan arahan pengelolaan lahan dengan pendekatan teknologi adalah teknik konservasi tanah secara mekanis dengan melipatkan unsur teknologi dengan pembuatan bangunan atau merekayasa lahan secara teknologi yang ditujukan untuk mengurangi aliran permukaan dan erosi serta meningkatkan kemampuan tanah atau lereng. Pengelolaan terhadap lereng yang tidak stabil, yang berpotensi terjadinya gerakan massa tanah, terhadap lereng yang tersusun oleh massa tanah dilakukan dengan pendekatan teknologi menggunakan bronjong. Kata Kunci: Lereng , Gerakan Masa Tanah , Bronjong
Copyrights © 2016