Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Neraca Sumberdaya dan Cadangan Mineral di Provinsi Jawa Tengah Dalam Rangka Peningkatan Penerimaan Pajak dan Investasi Alieftiyani Paramita Gobel; Marcia Violetha Rikumahu
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-11 2016
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Jawa Tengah mempunyai potensi sumberdaya mineral yang cukup melimpah. Terdapat komoditas unggul dipertambangan batuan yang masih kurang mendapat perhatian dari masyarakat di daerah sekitar, sehingga pemanfaatan dari potensi tersebut belum optimal. Optimalisasi pemanfaatan potensi sumberdaya dan cadangan mineral di Jawa Tengah perlu dilakukan dengan inventarisasi, evaluasi dan perhitungan statistik terhadap potensi tersebut sehingga tercipta pengelolaan bahan galian secara baik, benar, bijaksana, efektif dan efisien. Langkah optimalisasi didasarkan pada prinsip pengelolaan sumberdaya mineral yang meliputi, aspek sosial, budaya dan lingkungan hidup mikro maupun makro selaras dengan konsep pembangunan berkelanjutan untuk memperoleh manfaat yang optimal dan berkesinambungan bagi kepentingan masyarakat secara luas. Dampak positif dari adanya neraca sumberdaya dan cadangan berfungsi sebagai alat memantau dan mengontrol sumberdaya dan cadangan secara berkesinambungan,. Selain itu, dengan adanya neraca sumberdaya dan cadangan mineral dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) serta iklim investasi di bidang pertambangan umum. Penelitian ini terdiri dari 35 Kabupaten yang ada di seluruh Provinsi Jawa Tengah.   Kata Kunci : potensi sumberdaya alam dan cadangan, optimalisasi pemanfaatan, PAD dan Investasi
Analisis Stabilitas Lereng Terhadap Permukiman di Dusun Pengkol, Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, D.I Yogyakarta Marcia Violetha Rikumahu; Alieftiyani Paramitha Gobel
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-11 2016
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lereng permukiman Di Dusun Pengkol, Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Batul D.I. Yogykarta yang tidak stabil sangatlah berbahaya terhadap lingkungan sekitarnya, oleh sebab itu memerlukan analisis stabilitas lereng. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui arah jatuhan pada lereng yang tidak stabil, faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakstabilan dan menentukan teknik pengelolaan lahan atau lereng yang tidak stabil dan berpotensi terjadi gerakan massa tanah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey, pemetaan, wawancara, analisis laboratorium, analisis studio. Kestabilan lereng pada terhadap permukiman di daerah penelitian merupakan lereng yang tidak stabil dan sangat berpotensi terjadinya gerakan massa tanah, yang disebabkan oleh beberapa faktor pengontrol seperti geomorfologi, geologi, tanah, geohidrologi, dan tata guna lahan, serta faktor pemicu diantranya adalah Infiltrasi air kedalam lereng, getaran, Aktivitas manusia. Sehingga menganggu kestabilan lereng pada daerah penellitian, maka dari itu sangat penting dalam melakukan suatu konsep arahan pengelolaan untuk untuk menjaga lereng pada permukiman agar tetap stabil terhadap permukiman disekitarnya.Arahan pengelolaan yang diterapkan sesuai dengan kondisi lereng terhadap permukiman adalah metode vegetatif dan arahan pengelolaan lahan dengan pendekatan teknologi adalah teknik konservasi tanah secara mekanis dengan melipatkan unsur teknologi dengan  pembuatan bangunan atau merekayasa lahan secara teknologi yang ditujukan untuk mengurangi aliran permukaan dan erosi serta meningkatkan kemampuan tanah atau lereng. Pengelolaan terhadap lereng yang tidak stabil, yang berpotensi terjadinya gerakan massa tanah, terhadap lereng yang tersusun oleh massa tanah dilakukan dengan pendekatan teknologi menggunakan bronjong. Kata Kunci: Lereng , Gerakan Masa Tanah , Bronjong
ANALISIS KESTABILAN LERENG BATUAN DENGAN MENGGUNAKAN KLASIFIKASI MASSA BATUAN DI DAERAH HATIVE BESAR Micky Kololu; Marcia Violetha Rikumahu; Afifah Thohirah; Ervina Rumpakwakra
Journal Teknik Mesin, Elektro, Informatika, Kelautan dan Sains Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Teknik Mesin, Elektro, Informatika, Kelautan & Sains
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/metiks.2023.3.2.62-71

Abstract

Desa Hative Besar memiliki wilayah yang berlereng dengan formasi batuan adalah batuan vulkanik. Bagian cover batuan ini telah mengalami pelapukan sehingga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk keperluan penambangan. Dalam melakukan kegiatan penambangan, kualitas massa batuan harus diperhatikan karena merupakan metode empiris untuk memprediksi stabilitas lereng yang diamati. Kehadiran kekar maupun retakan pada batuan akan menyebabkan ketidakstabilan pada lereng. Kestabilan lereng ditentukan dengan menggunakan klasifikasi massa batuan dengan parameter yang diambil dari nilai kuat tekan batuan, RQD, jarak antar bidang diskontinu, kondisi diskontinu, dan kondisi air tanah yang mewakili massa batuan. Penelitian yang telah dilakukan ini bertujuan untuk mengkaji kestabilan lereng batu pasir dengan menggunakan metode klasifikasi massa batuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Slope Mass Rating (SMR) pada formasi lereng terdistribusi sesuai tipe massa batuan yang tepat dengan nilai SMR sebesar 75,5 dan tergolong Tipe II yang menggambarkan lereng batuan stabil dan lereng berada dalam kondisi stabil. keadaan baik. Untuk nilai Rock Mass Rating (RMR) memiliki nilai sebesar 68 dan tergolong Tipe II, asalkan lereng stabil dan tidak memerlukan penyanggaan.
Evaluasi dan Analisis untuk Mengatasi Masalah Lost Circulation Dan Stuck Pipe Pada Sumur X Rikumahu, Marcia Violetha; Geovanny Branchiny Imasuly
Jurnal Bhara Petro Energi Vol.4 No.1 (Mei 2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/pckr6z72

Abstract

Drilling operations do not always proceed smoothly as expected. Various issues can disrupt the drilling process and result in significant operational losses. Among the common problems encountered are lost circulation and stuck pipe incidents. Lost circulation often occurs in highly fractured formations, while stuck pipe events can lead to additional costs associated with non-productive time and fishing operations. In Well X, the causes of lost circulation and stuck pipe incidents were analyzed from several aspects, including drilling fluid properties, formation characteristics, hydrostatic pressure calculations, and pressure differentials. The analysis revealed that the primary cause of the stuck drill string was differential pressure resulting from excessive mud density, which caused the drill string to adhere to the formation wall. Additionally, the loss of drilling mud into the formation contributed to the problem, leading to financial losses, particularly in terms of drilling fluid costs. Both lost circulation and stuck pipe incidents can hinder well completion, ultimately increasing the drilling time and cost beyond initial projections. Therefore, a detailed investigation was conducted to determine the causes of these issues and assess the mitigation measures that had been implemented. In Well X, the stuck pipe problem was addressed using lost circulation materials (LCM) selected based on compatibility with the penetrated formation to optimize drilling operations. The evaluation focused on the drilling mud properties, including its rheology, as well as the drilling equipment used. These efforts were undertaken to ensure the continuation of drilling operations and the successful completion of the well.  
Inovasi Produksi Pati Sagu bagi Industri Rumah Tangga melalui Penerapan Sistem Terintegrasi di Negeri Rutong, Kota Ambon Rumpakwakra, Ervina; Geraldi Rahanra; Marcia Violetha Rikumahu; Brahma Jesayas Bua; Melvia Natalia Aponno
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.12930

Abstract

Provinsi Maluku memiliki potensi sagu yang melimpah sebagai sumber pangan lokal strategis untuk mendukung program swasembada pangan nasional. Namun, pengolahan sagu di Negeri Rutong masih dilakukan dengan cara tradisional menggunakan peralatan sederhana sehingga proses produksi memerlukan waktu lama, kapasitas terbatas, serta mutu produk kurang optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi pati sagu melalui penerapan alat produksi terintegrasi yang terdiri atas pemarut, press, dan bak penampung. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil inovasi yang dilakukan menjadikan mitra “Duta Sagu” lebih terampil mengoperasikan alat modern, efisiensi waktu produksi, dan menghasilkan pati sagu yang lebih bersih, karena serat kasar dapat terpisah dengan baik, serta kadar air lebih terkontrol sehingga hasil pati sagu akan lebih optimal. Dengan demikian, teknologi ini relevan untuk mendukung penguatan pangan lokal berbasis sagu untuk peningkatan produktivitas sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat
Introduction to Drinking Water Quality Standards for Communities in Poka Village, Teluk Ambon District Rumpakwakra, Ervina; Hattu, Nikmans; Jaya, Gede Wiratma; Nggolaon, Delpina; Rikumahu, Marcia Violetha; Thohirah, Afifah; Silahooy, Stevi; Latupeirissa, Jolantje; Telussa, Ivonne; Pada, Samuel Simra; Kololu, Micky
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.6564

Abstract

The quality of clean water used has been a top priority to maintain health and fulfill daily needs. There are many sources of clean water, including well water, bottled water, gallon water and PDAM water. The use of clean water in Poka Village still uses well water and gallon water, so there is concern among the community regarding the cleanliness and quality of the water. Therefore, this service is carried out to help answer public anxiety by introducing Drinking Water Quality Standards that have been determined in the Republic of Indonesia Minister of Health Regulation No. 492/MENKES/PER/IV/2010. Apart from that, we also show findings of polluted well water and also provide solutions on how to care for wells. During material delivery activities, we use an educational and participatory approach with the main focus being the community. The result of this service activity is that the community in Poka Village has good knowledge regarding drinking water quality standards so that it is hoped that the community can apply them in their daily lives.
Evaluasi Teknis Geometri Jalan Angkut Dan Produksi Alat Mekanis Pada Pengupasan Overburden Pit Angsana Cv. Mitra Anugerah Sejahtera Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan Marcia Rikumahu; Micky Kololu
Jurnal Sosial dan Teknologi Terapan AMATA Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/sostek.v2i1.58

Abstract

CV Mitra Anugerah Sejahtera adalah salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang pertambangan batubara yang mempunyai wilayah konsesi di Pit Angsana, Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan . Sistem penambangan batubara yang dilakukan adalah system tambang terbuka (surface mining) dengan cara membuat lubang bukaan (open pit mining) yang selanjutnya membawa lapisan tanah penutup (overburden) ketempat atau daerah yang telah ditambang disebut back filling. Kegiatan penambangan dilakukan dengan alat mekanis yaitu alat muat Komatsu PC 300 LC-7 dengan kapasitas bucket 1,8 m3 berpasangan dengan alat angkut CWB 520 HDNA dengan kapasitas bak 6,03 m3 sedangkan alat muat Komatsu PC 400 LC-8 dengan kapasitas bucket 2,2 m3 berpasangan dengan alat angkut Nissan Scania P380 dengan kapasitas bak 7,14 m3. CV Mitra Anugerah Sejahtera merencanakan target produksi sebesar 50.000 ton batubara/bulan dengan Striping Rasio sebesar 1: 4 pengupasan overburden adalah sebesar 110.000 bcm. Masalah yang dihadapi adalah teknis perencanaan awal tidak sesuai dengan teknis yang sementara berjalan dalam kegiatan penambangan yang ditetapkan kepada pihak kontraktor. Sehingga Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengevaluasi geometri jalan angkut,dan produksi alat mekanis yang dibutuhkan untuk mencapai target produksi. Formula teoritis yang diterapkan adalah untuk perhitungan geometri jalan angkut menggunakan persamaan Aasho Manual Rural High Way Design dan untuk menghitung produksi alat mekanis menggunakan persamaan PartantoProdjosumarto. Dari perhitungan data yang dilakukan diperoleh hasil produksi untuk alat mekanis yang digunakan yaitu: Alat Muat Excavator Komatshu PC.400LC-8 yaitu 136.125,6 m3/Bulan dengan jumlah alat 1 unit, Alat Angkut Dump Truck Nissan Scania yaitu 25.807,6 m3/Bulan, dengan jumlah alat 4 unit, Alat Muat Excavator Komatshu PC.300LC-7 yaitu 111.909,2 m3/Bulan dengan jumlah alat yaitu 1 unit, sedangkan Jumlah Alat Angkut Dump Truck CWB unit yaitu 18.613,8 m3/Bulan dengan jumlah alat yaitu 6 unit.
Studi Kestabilan Terowongan Menggunakan Metode Numerik Berdasarkan Data Pemantauan Di Lokasi Tambang Emas Bawah Tanah Micky Kololu; Marcia V Rikumahu; Resti Limehuwey
Jurnal Sosial dan Teknologi Terapan AMATA Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/sostek.v2i1.59

Abstract

Pemantauan perpindahan yang terjadi pada kegiatan penggalian dilakukan secara berkala atau periodik waktu tertentu agar memperoleh data dengan riwayat yang baik, dan dapat memberikan informasi yang dapat digunakan untuk memvalidasi keberlanjutan kegiatan penggalian. Pemantauan perpindahan dilakukan untuk mengetahui informasi tentang besar, arah dan kecepatan perpindahan sehingga dapat memprediksi suatu lubang bukaan berada dalam kondisi aman atau tidak aman. Nilai-nilai besar dan arah perpindahan serta kecepatan perpindahan dari hasil monitoring nantinya dapat dijadikan referensi untuk pembukaan stope selanjutnya. Monitoring yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan alat total station reflektorless pada stope yang aktif. Pengukuran deformasi menggunakan total station reflektorless merupakan salah satu metode yang sedang dikembangkan untuk memudahkan kegiatan monitoring terowongan tambang bawah tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati besar, arah dan kecepatan perpindahan pada area sill drift aktif. Hasil perpindahan yang diperoleh dari pengukuran kemudian di bandingkan dengan hasil yang diperoleh dari Permodelan numerik menggunakan metode elemen hingga. Rasio tegangan In Situ (K) yang digunakan dalam model adalah K = 1,2. Hasil analisis kecepatan perpindahan yang terjadi pada setiap titik pengamatan memiliki nilai kecepatan perpindahan < 1 mm/hari. Berdasarkan kriteria yang diberikan oleh Zhenxiang dan PTFI, nilai kecepatan perpindahan yang terjadi dikategorikan berada dalam kondisi stabil dan relatif stabil.
Kajian Kualitas Air Tanah sebagai Upaya Peningkatan Air Bersih di Negeri Assilulu, Kabupaten Maluku Tengah: Indonesia Ervina Rumpakwakra; Micky Kololu; Marcia Violetha Rikumahu; Zulfiah Zulfiah; Kayra Faith Love Patty; Gidion Lohinusa Titasam
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): Agustus
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i3.527

Abstract

A community service initiative was conducted in Assilulu Village, Central Maluku Regency, aimed at assessing the quality of groundwater used by the local community through physical and chemical parameter testing. Residents rely on groundwater from dug wells and springs as their primary sources for drinking and sanitation, often without knowledge of its quality or safety. Key challenges include potential contamination from seawater intrusion and domestic activities, alongside low public awareness regarding the importance of periodic water quality testing. Consequently, a targeted program involving active partner participation was implemented, comprising public outreach, water sampling, groundwater level (GWL) analysis, laboratory testing, and training on the use of simple water quality testing tools. Physical parameters analyzed included temperature, odor, and total dissolved solids (TDS), while chemical parameters included pH, salinity, CN, PO₄³⁻, SO₄²⁻, K⁺, Ca²⁺, Mg²⁺, Na⁺, Cl⁻, and Mn. Test results were evaluated against drinking water quality standards set by the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 2 of 2023. The study revealed that most groundwater sources in Assilulu Village met drinking water quality standards; however, elevated levels of TDS, Na⁺, and Cl⁻ were observed at Location 1, Location 5, and an old well, indicating seawater intrusion. The initiative resulted in increased community knowledge regarding clean water management and the availability of physical and chemical data; furthermore, partners gained proficiency in using portable water testing equipment, enabling them to continuously monitor the quality of the water they use.