Penelitian ini mengakaji tentang; 1) Adakah hubungan kebugaran jasmani dengan keterampilan bulutangkis pada siswa MTs Negeri Palopo? 2) Apakah ada hubungan antara ujian penilaian keterampilan bulu tangkis dengan kemampuan bermain bulu tangkis siswa di MTs Negeri Palopo? 3) Adakah hubungan tes penilaian kebugaran jasmani dan keterampilan bulu tangkis dengan kemampuan bermain bulu tangkis siswa MTs Negeri Palopo? Dan 4) Seberapa besar sumbangan kebugaran jasmani dengan tes penilaian penguasaan keterampilan bulutangkis dan kemampuan bermain bulutangkis pada siswa MTs Negeri Palopo?. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dan mengambil sampel delapan siswa. Penelitian ini menggunakan tes survei dengan dua faktor yang saling berinteraksi. Alat penelitian terdiri dari 1) evaluasi kebugaran jasmani dengan menggunakan tes kebugaran jasmani bahasa Indonesia untuk remaja usia 16 sampai dengan 19 tahun. 2) Pengukuran ujian penilaian pembelajaran keterampilan bulutangkis menggunakan tes kecakapan bulutangkis 3) Evaluasi keterampilan bulutangkis pemain melalui pertandingan antara dua atau lebih lawan. Data yang terkumpul dalam penelitian ini akan diteliti dengan menggunakan metode statistik. Statistik deskriptif akan digunakan sebagai teknik statistik. Peneliti dapat menarik kesimpulan dari hasil penelitian dan pembahasan sebagai berikut: 1) Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebugaran jasmani dengan kemampuan bermain bulu tangkis pada siswa MTs Negeri Palopo; 2) Tidak ada hubungan yang signifikan antara tes evaluasi belajar keterampilan bulutangkis dengan kemampuan bermain bulutangkis pada siswa MTs Negeri Palopo, 3) Tidak ada hubungan yang signifikan antara tes kebugaran jasmani dengan tes evaluasi belajar bulutangkis, dan 4) tidak ada sumbangan antara variabel independen dengan variabel dependen
Copyrights © 2022