All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety
Vol 1, No 3: September 2021

Analisis Eksperimental Penambahan Serat Batang Pisang Variasi Komposisi pada Campuran Beton Mutu FC 20

Sheila Hani (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia Medan)
Rini Rini (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia, Medan)
Yosafat Haria (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia Medan)



Article Info

Publish Date
27 Sep 2021

Abstract

Salah satu penyebab beton cepat mengalami kerusakan dan tidak bertahan lama adalah karena pengaruh dari luar atau eksternal (lingkungan) dimana stuktur beton itu berada, seperti lokasi-lokasi tertentu, seperti lingkungan yang berhubungan dengan bahan kimia, sulfat, klorida, garam atau pembangunan yang berada di daerah laut. Kandungan sulfat yang ada baik dalam tanah dan air tanah, memburuknya bahan organik, maupun limbah industri yang mengelilingi suatu struktuk beton dapat menimbulkan ancaman bagi daya tahan lama terhadap beton. Seiring berkembangnya kemajuan teknologi dan alat uji terhadap beton. Maka muncul berbagai macam alternatif untuk melakukan penambahan serat pisang sebagai bahan tambahan beton, dengan maksud untuk menghindari kerusakan pada beton dalam jangka tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kuat tekan beton mutu Fc’ 20 terhadap penambahan serat batang pisang dengan variasi penambahan 0,25% dan 1% pada umur beton 7, 14, 21 dan 28 hari. Kuat tekan beton dengan variasi 0,25% serat batang pisang lebih kuat dari pada kuat tekan beton dengan variasi 1% penambahan serat batang pisang. Namun kuat tekan tersebut belum memenuhi kuat tekan rencana (20 Mpa). Tidak tercapainya kuat tekan rencana disebabkan oleh fakor serat batang pisang itu sendiri, yang mana dengan penambahan serat batang pisang dengan variasi 0,25% dan 1% cenderung mengurangi kuat tekan beton.

Copyrights © 2021