Penelitian dilaakuan Pelayanan Gereja (Kingmi) di Tanah Papua terhadap Anak Jalanan di Kota Sorong. Studi kasus “Anak Jalanan Kota Sorong Papua Barat. adalah pelayanan gereja terhadap Anak Jalanan di Kota Sorong. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk memberikan kontribusi pikiran teologis-misiologis dengan mengkaji pengajaran Alkitab tentang anak Jalanan, bagaimana manajemen pelayanan gereja dilakukan kepentingan anak Jalan atau hanya focus Pelayanan seperti Khotba dimimbar saja. Dengan demikian, diharapkan terbentuk suatu pemahaman tentang manajemen pelayanan Gereja (Kingmi) di Tanah Papua terhadap Anak Jalanan di Kota Sorong yang obyektif, serta dapat dipertanggungjawabkan secara teologis maupun metodologis. Pendekatan riset yang diterapkan untuk menjawab isu inti masalah pada penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dengan metodologi kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui riset pendahuluan (observasi partisipatoris; pada saat menjalani masa Penelitian anak jalanan di Lapangan Kota Sorong,serta wawancara yang dilakukan terhadap 7 (tujuh) orang pemimpin dan pelayan Gereja (Kingmi) di Tanah Papua di Kota Sorong, yang terdiri dari 5 (Lima) kategori, yaitu: pertama, pelayan sebagai Pemimpin Gereja (Kingmi) di Tanah Papua di Kota Sorong; kedua, pelayan anak Jalanan sebagai Gembala,Penginjil sidang Gereja (Kingmi) di Tanah Papua; ketiga, Anak Jalanan dikota sorong, Keempat, Anak Lahir Besar Kota Sorong (Labeso). Kelima, orang tua Anak jalanan dikota Sorong, dan Selain itu, data diperoleh melalui studi kepustakaan, dengan membaca, menganalisis, dan menemukan ide-ide dari buku-buku yang mendukung pembahasan pokok masalah yang dikaji. untuk menegaskan fakta tentang peran penting manajemen pelayanan gereja bagi anak Jalanan dikota Sorong, Dengan demikian, temuan ini menegaskan pemahaman yang telah temukan, tentang pentingnya penerapan manajemen teologis-misiologis pelayanan Gereja (Kingmi) di tanah Papua.Jemaat Bukit Zaitun Sorong terhadap Anak Jalanan The research was conducted by the Church Service (Kingmi) in Tanah Papua on Street Children in Sorong City. Case study “Street Children in Sorong City, West Papua.” is the church's ministry to street children in Sorong City. This research was conducted as an effort to contribute theological-misiological thoughts by studying Bible teaching about street children, how church service management is carried out for the benefit of street children or only focusing on services such as preaching in the pulpit. Thus, it is hoped that an understanding of the management of Church services (Kingmi) in Tanah Papua will be formed towards street children in Sorong City which is objective, and can be accounted for both theologically and methodologically. The research approach applied to answer the core issues of this research is a descriptive approach with a qualitative methodology. Data collection techniques were carried out through preliminary research (participatory observation; during the research period for street children in the Sorong City Square, as well as interviews with 7 (seven) Church leaders and servants (Kingmi) in Tanah Papua in Sorong City, which consisted of 5 (five) categories, namely: first, servants as Church Leaders (Kingmi) in the Land of Papua in Sorong City; second, street children ministers as pastors, evangelists for church congregations (Kingmi) in Papua; third, street children in the city of Sorong, Fourth , Children Born Big in Sorong City (Labeso) Fifth, parents of street children in Sorong City, and In addition, data were obtained through literature study, by reading, analyzing, and finding ideas from books that support the discussion of the main problems studied. To confirm the facts about the important role of church service management for street children in the city of Sorong, this finding confirms the understanding that has been found, regarding the the importance of implementing the theological-misiological management of the Church's ministry (Kingmi) in Papua. The Bukit Zaitun Sorong Congregation for Street Children
Copyrights © 2022