Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemaafan pada remaja dari orangtua bercerai di Kabupaten Aceh Utara. Gambaran pemaafan yang diteliti yaitu proses pemaafan, faktor- faktor pemaafan dan dampak pemaafan pada remaja dari orangtua bercerai. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode pengumpulan data menggunakan tehnik purposive sampling melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah lima orang remaja yang mengalami perceraian orangtua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima Subjek penelitian hanya empat Subjek yang sudah melakukan pemaafan dan satu Subjek belum melakukan pemaafan. Keempat Subjek melalui beberapa proses pemaafan.Terdapat beberapa alasan atau faktor yang menyebabkan Subjek memutuskan untuk melakukan pemaafan. Salah satu Subjek memililih memaafkan karena ingin berdamai dengan diri sendiri dan lelah dengan keadaan. Selain itu, ketiga Subjek memilih memaafkan karena faktor ekonomi. Setelah melakukan pemaafan keempat Subjek merasakan dampak positif seperti rasa senang, hati lega, lebih tenang dan merasa tidak tertekan lagi, sedangkan satu Subjek yang belum melakukan pemaafan masih merasa tertekan sampai sekarang.
Copyrights © 2022