Musik sering menyertai kegiatan seseorang saat melakukan latihan fisik. Musik bersifat menangkap perhatian, membangkitkan semangat, mood, dan memori, meningkatkan hasil kerja, mengurangi penghambatan, dan merangsang gerakan ritmis. Jenis musik dapat tergantung pada preferensi dari individu yang melakukan latihan. Pengaruh musik terhadap aspek-aspek dalam latihan telah banyak diteliti.
Musik meningkatkan power output maupun running task (terutama yang high reference), namun tidak berhubungan dengan denyut jantung mapun kadar asam laktat darah. Musik yang diputar terbalik ternyata juga meningkatkan kadar hormone testosterone, vasopressin dan aldosteron. Musik berkaitan dengan penurunan skor RPE dan kecemasan, serta peningkatan mood dan rasa senang. Aktivitas bermain musik juga dapat meningkatkan fungsi kognitif, fungsi visuospasial, kualitas hidup serta memotivasi lansia untuk terus berolahraga.
Kata kunci: sifat musik, aktivitas latihan fisik, power output
Copyrights © 2014