Peranan seorang Penatua untuk pemberitaan dan perluasan Firman Tuhan ke segala aspek kehidupan berjemaat dalam suatu gereja adakalanya terabaikan. Persoalan yang timbul: Apakah kualifikasi penatua berdasarkan Titus 1:5-9? Apakah fungsi penatua berdasarkan Titus 1:5-9? Bagaimanakah pendidikan kualifikasi dan fungsi penatua berdasarkan Titus 1:5-9 diaplikasikan di POUK Dian Kasih Sukatani, Tapos, Depok? Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Jawaban penelitian: (1) kualifikasi seorang penatua berdasarkan Titus 1:5-9 adalah seorang yang suci, tidak bercacat, bukan orang yang angkuh, bukan pemarah, bukan peminum, tidak kasar, tidak serakah, ramah, mencintai kebaikan, bijaksana, adil, kudus, dapat mengontrol diri, menaati kebenaran, dapat dipercaya. (2) fungsi sebagai penatua untuk menjalankan fungsinya sebagai seorang penilik (uskup) atau pengawas dalam rumah Allah. Fungsi sebagai seorang penilik atau pengawas rumah Allah. Fungsi untuk menasihati setiap jemaat dengan ajaran sehat. Fungsi menunjukan kesalahan dan menegor (memperbaiki) setiap para penentang Injil. (3) responden setuju menuju sangat setuju (700-80%)  dengan adanya pendidikan kualifikasi dan fungsi penatua di Gereja  POUK Dian Kasih Sukatani, Tapos, Depok.
Copyrights © 2021