Jurnal Sastra Indonesia
Vol 11, No 2 (2022): JURNAL SASINDO

HATA ANDUNG DALAM OPERA BATAK SIBORU TUMBAGA

Hema Desti Aningsih Sinambela (Unknown)
Syamsul Arif (Unknown)
Malan Lubis (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 Jan 2023

Abstract

 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk-bentuk, fungsi serta makna penggunaan eufemisme dalam opera Batak Siboru Tumbaga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dimana bentuk metode penelitian kualitatif digunakan sebagai prosedur untuk memecahkan masalah yang diteliti dengan menggambarkan atau mendeskripsikan permasalahan yang sumber utamanya adalah tindakan atau kata-kata dan tambahan lainnya seperti dokumen-dokumen yang berkaitan (dalam Moleong, 2006:157). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam opera Batak Siboru Tumbaga terdapat empat bentuk eufemisme, yaitu (1) ekspresi figuratif, (2) metafora, (3) sirkumlokusi, (4) satu kata menggantikan kata lainnya. Selain bentuk, ditemukan juga lima fungsi penggunaan eufemisme dalam opera tersebut yaitu sebagai; (1) eufemisme untuk kesopanan dan kenyamanan, (2) menghindari malapeteka, (3) menyamarkan makna, (4) mengurangi rasa malu, (5) melaksanakan perintah agama. Adapun makna penggunaan eufemisme dalam opera Batak Siboru Tumbaga disesuaikan dengan konteks dari setiap tuturan oleh para tokoh dalam opera tersebut. Kata kunci: eufemisme, opera dan makna eufemisme

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

sasindo

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

urnal Sastra Indonesia (Sasindo) merupakan media publikasi hasil penelitian dan kajian konseptual dalam bidang sastra, media pembelajaran sastra, linguistik, seni budaya, multimedia senimatografi, dan kajian media massa. Bidang sastra memuat tentang ilmu sastra, sejarah sastra, kritik sastra, dan ...