Tokoh Persis yang berperan besar dalam pengajaran dan dakwah adalah Ahmad Hassan. Ahmad Hassan adalah ilmuwan Persis, seorang mujtahid dan sosok ulama yang mandiri dan serba bisa. Sejak tahun 1924, Pemikiran pendidikan Ahmad Hassan bisa dilihat dalam membuat rumusan tujuan pendidikan, rumusan tentang guru dan murid serta metode pelaksanaan dan evaluasi pendidikan. Menurut Pemikiran Hassan, pendidikan harus mampu melahirkan siswa yang pandai berdakwa dan berakhlak mulia sebagaimana telah diajarkan dalam al-Qur’an dan hadis. Sedangkan Untuk menjadi guru, seseorang harus mempunyai keilmuan yang berkualitas dan telah mengamalkan ilmu-ilmu yang akan diajarkan kepada siswa serta tidak mengahrapkan gaji. Untuk menjadi peserta terdapat syarat yang harus dipenuhi; mau beribadah hanya kepada Allah dan mau berdakwah setelah lulus pendidikan. Metode pengajaran yang diterapkan adalah diskusi, Tanya jawab, ceramah, dan debat. Sedangkan evaluasi berbentuk lisan dan tulisan.
Copyrights © 2017