Kajian mendasar dalam ilmu bahasa adalah kajian semantik yang meliputi studi tentang bagaimana makna dibangun, diinterpretasikan, diklarifikasi, tertutup, ilustrasi, disederhanakan dinegosiasikan, bertentangan dan mengulangi. Makna bahasa, khususnya makna kata, terpengaruh oleh berbagai konteks. Makna kata dapat dibangun dalam kaitannya dengan benda atau objek di luar bahasa. Dalam konsepsi ini, kata berperan sebagai label atau pemberi nama pada benda- benda atau objek-objek yang berada di alam semesta. Kalimat, ujaran dan proposisi perlu dipahami dalam kajian semantik. Dalam keseharian, kerap tidak kita bedakan atau kalimat dengan ujaran. Kalimat sebagaimana kita pahami satuan tata bahasa yang sekurang-kurangnya terdiri dari subjek dan predikat. Sedangkan ujaran dapat terdiri dari satu kata, frase atau kalimat yang diujarkan oleh seorang penutur yang ditandai oleh adanya unsur fonologis, yakni kesenyapan. dalam semantik kedua konsep ini memperlihatkan sosok kajian makna yang berbeda. Makna ujaran, misalnya lebih banyak dibahas dalam semantik tindak tutur. Peran konteks pembicaraan dalam mengungkapkan makna ujaran sangat penting. Sementara kajian makna kalimat lazimnya lebih memusatkan pada konteks tata bahasa dan unsur lain. Penelitian ini berkaitan dengan medan makna tersebut. Apa sajakah jenis-jenis makna serta faktor perubah makna dalam bahasa Arab dan Bahasa Indonesia. Bagaimanakah perkembangan semantik dalam bahasa Arab dan Bahasa Indonesia yang menyerap bahasa Arab.
Copyrights © 2016