Jurnal Industrial Galuh
Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Industrial Galuh

PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI BIAYA PERSEDIAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE EOQ ( ECONOMIC ORDER QUANTITY ) DI UMKM KERUPUK NUSA SARI KECAMATAN CIMARAGAS KABUPATEN CIAMIS

Nugraha Kusuma Ningrat (Teknik Industri Universitas Galuh)
Syahrur Gunawan (Teknik Industri Universitas Galuh)



Article Info

Publish Date
01 Mar 2023

Abstract

UMKM Kerupuk Nusa Sari merupakan perusahan yang memproduksi kerupuk, terletak di Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis. Dalam melakukan pengadaan bahan baku, perusahaan ini membutuhkan pengendalian persediaan bahan baku yang baik dan tepat. Permasalahan yang terjadi adalah kurang efisiennya pengendalian persediaan bahan baku yang diterapkan perusahaan. Maka dari itu penulis melakukan penelitian dengan metode EOQ untuk mengetahui total biaya persediaan terkait pengendalian persediaan bahan baku, terutama meningkatkan efisiensi biaya persediaan yang dikeluarkan perusahaan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menyajikan data secara kuantitatif, dengan memaparkan bagaimana pengendalian persediaan bahan baku yang diterapkan perusahaan kemudian membandingkannya dengan perhitungan menggunakan metode EOQ. Adapun data yang digunakan yaitu kebutuhan bahan baku yang terdiri dari data pembeliaan dan penggunaan bahan baku, biaya pemesanan serta biaya penyimpanan Berdasarkan hasil analisis dengan metode EOQ dapat diketahui total kebutuhan bahan baku sebanyak 5.360 kg dengan frekuensi pembelian sebanyak 17 kali. Jumlah ini lebih kecil dibandingkan dengan kebijakan perusahaan yaitu sebanyak 5.400 kg dengan frekuensi pembelian sebanyak 48 kali pertahun. Persediaan pengaman berdasarkan metode EOQ dapat diterapkan sebanyak 56 kg. Sementara itu metode EOQ pada perusahaan harus melakukan pemesanan kembali setiap 5 hari sekali dengan persediaan maksimum sebanyak 370,96 kg. Kemudian total biaya persediaan berdasarkan kebijakan perusahaan sebesar Rp.13.157.994, sedangkan menurut metode EOQ total biaya persediaan sebesar Rp.12.506.994 pertahun. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode EOQ lebih efisien jika digunakan sebagai alat untuk meningkatkan efisiensi biaya persediaan dengan selisih kebutuhan bahan baku sebanyak 40 kg, selisih frekuensi pembelian sebanyak 31 kali dan selisih total biaya persediaan sebesar Rp. 651.000 pertahun.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jig

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Industrial & Manufacturing Engineering

Description

Jurnal Industrial Galuh merupakan publikasi ilmiah yang menerbitkan hasil penelitian dan rekayasa desain yang melingkupi semua aspek disiplin ilmu Teknik Industri dan kajian yang relevan dengan ilmu Teknik ...