Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses pemecahan masalah siswa pada mata pelajaran IPA. Di mana Belajar IPA tidak hanya menghafal konsep dan menjawab soal saja, tetapi siswa diharapkan mampu memahami, mengamati, menganalisis dan menyelesaikan masalah yang nantinya berguna untuk kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang dilakukan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Karya Bunda yang berjumlah 44, dan sampelnya adalah kelas VA dan VB yang masing-masing berjumlah 22 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan proses pemecahan masalah siswa pada mata pelajaran IPA antara kelompok kontrol yang diajar tanpa menggunakan media dengan kelompok eksperimen yang diajarkan menggunakan media video animasi berbasis problem based learning pada siswa kelas V SD Karya Bunda Laut Dendang.
Copyrights © 2023