Penelitian ini berangkat dari tidak adanya petugas konseling bagi anak-anak korban KDRT di Desa Karya jadi. Untuk itu lah sangat menarik dilaukan kajian lebih mendalam untuk melihat penerapan konseling individual dalam mengembangkan asertifitas pada anak korban kekerasan. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, informan dalam penelitian ini adalah anak korban KDRT di Desa Karya Jadi, Kec. Batang Serangan. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis datanya dengan tiga langkah mulai dari reduksi data, penyajian data dan terkahir penarikan kesimpulan. Berdasarakan hasil dari observasi yang dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan layanan konseling individu dapat memberikan kemudahan dalam mengembangkan asertifitas pada anak korban KDRT di Desa Karya Jadi, Kec. Batang Serangan. Hanya saja, tidak adanya petugas yang ditempatkan atau pemberi layanan yang disediakan membuat anak-anak korban KDRT seolah mendapat pembiaran. Saat dilakukan konseling sederhana dan sementara, ternyata bisa memberi dampak yang cukup baik bagi mereka. Rasa percaya diri, rasa menghormati dan rasa nyaman kembali mulai terlihat dari beberapa anak yang ditemui di lapangan dan dilakukan pendekatan.
Copyrights © 2023