JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023

Analisis Model Belajar Cooperative Learning Tipe Jigsaw pada Tema 6 Kelas IVB SD N Kestalan Surakarta 2021/2022

Safira Gusta Ayustina (Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Slamet Riyadi Surakarta)
Anggit Grahito Wicaksono (Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Slamet Riyadi Surakarta)
Mukhlis Mustofa (Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Slamet Riyadi Surakarta)



Article Info

Publish Date
05 Mar 2023

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis proses pembelajaran dengan model belajar cooperative learning tipe jigsaw saat pelaksanaan pembelajaran tematik integratif kelas IVB Sekolah Dasar Negeri Kestalan No.05 pada tema 6 Cita- citaku serta untuk menganalisis kekurangan dan kelebihan model belajar cooperative learning tipe jigsaw saat pelaksanaan pembelajaran tematik integratif kelas IVB SD Negeri Kestalan No.05 pada tema 6 Cita-cita ku. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas IVB SD N Kestalan No.05 Surakarta. Tekniik pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunaakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data pada riset ini dengan triangulasi sumber serta triangulasi teknik. Dalam menganalisis data, peneliti melakukan beberapa tahapan pengumpulan data, reduksi data,, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, didapati kesimpulan antara lain: 1) Proses belajar mengajar yang dijalankan dengan memberlakukan model belajar Cooperative Learniing tipe Jigsaw ini sudah dilakukan di Sekolah Dasar Negeri Kestalan No.05 Surakarta dan sudah berjalan cukup lama. Dalam pelaksanaanya model belajar Cooperative Learning tipe Jigsaw memberi dampak positif bagi para siswa antara lain meningkatkan nilai belajar siswa, menambah kemamuan dalam berkomunikasi, dan menambah keaktifan peserta didik selama pembelajaran berjalan. 2) Pembelajaran Cooperative Learning tipe Jigsaw memiliki beberapa kekurangan antara lain: 1) Kelas menjadi tidak kondusif. 2) Kesulitan wali kelas dalam pembuatan kelompok. 3) Wali kelas membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengaplikasikan model. Kelebihan proses pembelajaran tematik integratif dengan model Jigsaw diantaranya : 1) Pembelajaran yang dialkukan lebih menyenangkan dan menumbuhkan motivasi belajar siswa, 2) Pembelajaran dengan model Jigsaw dapat menambah kemampuan berkomunikasipeserta didik.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...