Anggit Grahito Wicaksono
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Penggunaan Media Ejaku (Eja Aku) dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa Ummi Arifah Darmawanti; Anggit Grahito Wicaksono; Sarafuddin Sarafuddin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.897 KB)

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk 1) mengetahui faktor penghambat keterampilan membaca peserta didik, 2) mengetahui respon peserta didik terhadap penggunaan media EJAKU (eja aku) dalam proses pembelajaran dan 3) mengetahui kelebihan dan kekurangan media EJAKU (eja aku) dalam meningkatkan keterampilan membaca peserta didik. Metode penelitian berupa penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan naturalistic, subjek yang digunakan adalah peserta didik kelas 1, guru kelas 1, dan wali murid kelas 1. Sumber data dalam penenlitian ini yaitu data primer yang didapatkan secara langsung dari observasi, wawancara, angket, dan data sekunder didapatkan secara tidak langsung melalui jurnal, dokumentasi, arsip, catatan lapangan. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan angket. Keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis dengan menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan Hasil dalam penelitian menunjukan bahwa: 1) Faktor penghambat keterampilan membaca peserta didik antara lain guru tidak maksimal dalam memanfaatkan media pembelajaran, sarana prasarana sekolah yang kurang memadahi, kurangnya motivasi dan dukungan dari lingkungan sekitar, orang tua yang masih kurang dalam memperhatikan anaknya saat belajar. 2) Peserta didik merespon baik dengan penggunaan media untuk meningkatkan keterampilan membaca karena penyampaian media EJAKU mudah dipahami peserta didik dan media EJAKU terlihat menarik. 3) Kelebihan dari media EJAKU: a) Media EJAKU terlihat menarik. b) Penggunaan bahasa yang runtut dan sistematis. c) Mudah dibawa kemana-mana. d) Penggunaan media EJAKU mudah dipahami sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Adapun kekurangan dari media EJAKU yaitu membutuhkan waktu yang lama untuk membaca.
Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas 1 SDN Gandekan Surakarta pada Muatan Pelajaran Matematika Tahun Pelajaran 2021/2022” Ayunopiasari Ayunopiasari; Anggit Grahito Wicaksono; Ani Restuningsih
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.036 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran CTL terhadap hasil belajar siswa kelas 1 pada muatan matematika SDN Gandekan Surakarta Tahun Pelajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan pre- experimental design dengan desain one group pretest posttest design. Populasi dan sampel penelitian ini seluruh siswa kelas 1 SDN Gandekan Surakarta berjumlah 25 siswa melalui teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Uji coba dilakukan di SDN Pengkol 1. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji prsayarat analisis dan uji hipotesis. Berdasar analisis data diperoleh nilai sebesar 11,930 dalam taraf signifikasi 5% yaitu 2,064. Jadi dapat disimpulkan bahwa 11,930 > 2,064 artinya ???????? di tolak dan ???????? di terima, sehingga hipotesisnya menyatakan “Ada pengaruh pendekatan contextual teaching and learning terhadap hasil belajar siswa kelas 1 SDN Gandekan Surakarta pada muatan pelajaran matematika tahun pelajaran 2021/2022”.
Analisis Model Belajar Cooperative Learning Tipe Jigsaw pada Tema 6 Kelas IVB SD N Kestalan Surakarta 2021/2022 Safira Gusta Ayustina; Anggit Grahito Wicaksono; Mukhlis Mustofa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.036 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis proses pembelajaran dengan model belajar cooperative learning tipe jigsaw saat pelaksanaan pembelajaran tematik integratif kelas IVB Sekolah Dasar Negeri Kestalan No.05 pada tema 6 Cita- citaku serta untuk menganalisis kekurangan dan kelebihan model belajar cooperative learning tipe jigsaw saat pelaksanaan pembelajaran tematik integratif kelas IVB SD Negeri Kestalan No.05 pada tema 6 Cita-cita ku. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas IVB SD N Kestalan No.05 Surakarta. Tekniik pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunaakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data pada riset ini dengan triangulasi sumber serta triangulasi teknik. Dalam menganalisis data, peneliti melakukan beberapa tahapan pengumpulan data, reduksi data,, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, didapati kesimpulan antara lain: 1) Proses belajar mengajar yang dijalankan dengan memberlakukan model belajar Cooperative Learniing tipe Jigsaw ini sudah dilakukan di Sekolah Dasar Negeri Kestalan No.05 Surakarta dan sudah berjalan cukup lama. Dalam pelaksanaanya model belajar Cooperative Learning tipe Jigsaw memberi dampak positif bagi para siswa antara lain meningkatkan nilai belajar siswa, menambah kemamuan dalam berkomunikasi, dan menambah keaktifan peserta didik selama pembelajaran berjalan. 2) Pembelajaran Cooperative Learning tipe Jigsaw memiliki beberapa kekurangan antara lain: 1) Kelas menjadi tidak kondusif. 2) Kesulitan wali kelas dalam pembuatan kelompok. 3) Wali kelas membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengaplikasikan model. Kelebihan proses pembelajaran tematik integratif dengan model Jigsaw diantaranya : 1) Pembelajaran yang dialkukan lebih menyenangkan dan menumbuhkan motivasi belajar siswa, 2) Pembelajaran dengan model Jigsaw dapat menambah kemampuan berkomunikasipeserta didik.