Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk workshop ini berusaha untuk mengubah tacit knowledge (jangan buang sampah sembarang) menjadi explicit knowledge (melakukan aksi nyata buang sampah pada tempatnya dan sesuai dengan jenisnya) pada para siswa peserta. Participatory Action Research (PAR) menjadi metode pendekatan pada workshop karena saat ini sampah sudah menjadi masalah yang pelik di perkotaan, termasuk di Kota Medan. Sungai Deli sebagai bagian sumber kehidupan masyarakat Medan menjadi wadah pembuangan sampah masyarakat akibat kurangnya fasilitas pembuangan sampah dan juga kesadaran akan lingkungan yang sehat. Untuk memutus budaya baru membuang sampah sembarangan ini, harus dimulai dari generasi muda yang sedang duduk di bangku sekolah melalui materi bank sampah dan praktek komposting. Dari pelaksanaan workshop bisa disimpulkan bahwa ada suatu peningkatan kesadaran bagi para siswa sebagai generasi muda yang menjadi peserta workshop, mereka akhirnya lebih paham tentang manajemen sampah dengan melakukan pemilahan yang memberikan manfaat baik secara keuangan dan juga bisa berperan aktif dalam pelestarian lingkungan terutama kelangsungan kebersihan Sungai Deli yang merupakan bagian dari kehidupan dan lingkungan terdekat siswa.
Copyrights © 2022