Lanjut usia merupakan seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas yang diidentikkan dengan masa ketidakberdayaan dan penurunan. Hipertensi merupakan penyakit yang paling banyak diderita masyarakat, khususnya pada lanjut usia karena penyakit ini tidak dapat disembuhkan maka diperlukan penanganan yang serius. Selain terapi farmakologis juga perlu dilakukan terapi nonfarmakologis dalam hal ini memodifikasi gaya hidup, mengurangi asupan natrium, menurunkan stres, dan menghindari rokok. Terapi nonfarmakologis juga terdiri dari terapi komplementer seperti akupunktur, teknik relaksasi (latihan nafas dalam). Metode dalam karya ilmiah ini yakni analisis asuhan keperawatan di PSTW Khusnul Khotimah. Subjek terdiri dari 2 partisipan dengan masalah hipertensi dan intervensi yang diberikan yakni terapi relaksasi nafas dalam. Hasil implementasi terapi relaksasi nafas dalam yang dilakukan satu kali sehari selama 3 hari terbukti bahwa terjadi penurunan tekanan darah, dengan nilai rata-rata penurunan tekanan darah pada Nenek A usia 67 tahun yaitu tekanan darah sistol 8 mmHg dan diastol 8 mmHg, dan pada Nenek SJ usia 80 tahun yaitu tekanan darah sistol 8 mmHg dan diastol 5 mmHg. Penulis merekomendasikan perawat sebagai penanggung jawab wisma meneruskan implementasi terapi relaksasi nafas dalam satu kali dalam sehari dengan durasi 15 menit.
Copyrights © 2023