Penurunan berbagai fungsi organ pada lansia menyebabkan penurunan kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari hari. Hal ini membutuhkan dukungan dari keluarga. Fenomena yang ditemukan, terdapat lansia dengan dukungan keluarga sudah baik, namun pemenuhan aktivitas sehari-hari masih rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari-hari. Desain penelitian adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Responden sebanyak 51 orang diambil dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner Perceived Social Support-Family dan Lawton Instrumental Activity Everyday Living. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan dukungan keluarga sebagian besar kategori cukup (60,8%) dan kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari-hari sebagian besar mandiri (56,9%). Ada hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari-hari dengan p-value sebesar 0,046 (< 0,05).
Copyrights © 2023