Aset yang dimiliki pemerinath harus dikelola dengan baik dan transparan, Aset terdiri dari aset tetap seperti, jalan, irigasi, gedung, tanah dan lainnya, maupun aset tidak teetap sepeti ATK, elektronik, mobil, motor. Nilai maupun harga aset berbeda-beda sesuai dengan lokasi dimana aset itu berada. Untuk mengelola aset diperlukan tahapan antara lain inventarisasi, legal audit, penilaian, optimalisasi, serta pengawasan dan pengendalian aset. Dengan banyaknya aset yang dimiliki maka dapat menimbulkan masalah yaitu dalam menentukan nilai aset. Dalam data mining untuk dapat melakukan perkiraan nialai suatu obyek dapat dilakukan dengan cara prediksi dengan menggunakan Support Vector Machine (SVM), Linier Regression, Neural Network (NN). Pad penelitian yang dilakukan menggunakan metode Linier Regesi dengan tujuan dapat memprediksi nilai satu variabel dengan varial yang lainnya. Metodologi yang dilakukan yaitu dengan menggunakan dataset aset kota Pekalongan, untuk validasi digunakan 10 fold cross validation untuk membagi data training den data testing sedangkan untuk evaluasi menggunakan Root Mean Square Error (RMSE), apabila nilai RMSE semakin kecil maka akan akan lebih baik tingkat akurasi prediksinya. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai 17402414694761.562 +/- 35749599742998.480 (mikro: 39636584129863.870 +/- 0.000)
Copyrights © 2019