Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN PERIJINAN PADA DINAS PENANAMAN MODAL, PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (DPMPTSP & NAKER) BERBASIS WEB PADA PEMERINTAH KABUPATEN BATANG Eny Jumiati; Tri Agus Setiawan; Muhammad Farid Hasyim
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 2 No 1 (2017): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55686/ristek.v2i1.24

Abstract

Pelayanan yang prima merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan suatu organisasidalam meningkatkan kualitas pelanggan. Kualitas layanan yang baik dipandang menjadisalah satu faktor mencapai keunggulan kompetitif sehingga mampu meningkatkankepuasan pelanggan. Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintudan TenagaKerja (DPMPTSP & NAKER) kabupaten Batang merupakan suatu badan yang mengaturpelayanan dalam pemberian izin mendirikan usaha. Terlihat jelas sampai saat ini kondisipelayanan publik di Indonesia selalu membuat masyarakat tidak puas karena birokrasinyayang berbelit, lamban, melelahkan bahkan tidak adanya kepastian biaya dan waktu pelayananyang dikelola administrasi negara, sehingga ketidak pastian ini sering menjadi penyebabmunculnya praktek KKN dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Adanya umpan baliklayanan dan keluhan dari masyarakat secara langsung atau dari kebutuhan masyarakat dalammengurus perijinan merupakan alat untuk mengukur kepuasan masyarakat. Kepuasan danketidakpuasan dalam mengurus perijinan merupakan dampak dari perbandingan antaraharapan masyarakat dengan kinerja yang diperoleh dalam penyelenggaraan pelayanan.Hasil penelitian layanan perijinan berbasis web menunjukkan bahwa prinsip dan standarpelayanan perizinan yang didukung oleh teknologi informasi berbasis web mampumeningkatkan pencapaian kepuasaan masyarakat melalui Standar Pelayanan Prima yangtelah ditetapkan secara utuh dan menyeluruh, yang terdiri atas dimensi waktu, biaya,moral, dan kualitas.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) RUMAH SAKIT DAN PUSKESMAS DI KABUPATEN BATANG Agus Ilyas; Hari Agung Budijanto; Tri Agus Setiawan; Eny Jumiati
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 4 No 2 (2020): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55686/ristek.v4i2.79

Abstract

Pelayanan kesehatan yang bermutu yaitu yang sesuai dengan standar profesi dan standarprosedur operasional merupakan kondisi yang sangat diharapkan oleh masyarakat. Selainitu masyarakat juga berharap untuk memperoleh layanan kesehatan yang efektif dan efisiensehingga pasien terhindar dari kerugian fisik maupun materi. Beberapa permasalahan dimasyarakat yang banyak dijumpai terkait dengan pelayanan kesehatan adalah sepertikesulitan dalam mengakses informasi mengenai fasilitas layanan yang ada sampai masalahtidak lengkapnya data lokasi rumah sakit maupun puskesmas terdekat, sehingga pasienmemerlukan waktu untuk mencari lokasi fasilitas kesehatan terdekat. Penelitian yangdilakukan bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang selama iniditemukan dengan cara mengembangkan Sistem Informasi Geografis (SIG) FasilitasKesehatan khususnya Rumah Sakit dan Puskesmas Kabupaten Batang berbasis TIK(Teknologi Informasi dan Komunikasi) sebagai sarana manajemen pelayanan kesehatanyang bertujuan untuk meningkatkan akses, efisiensi, efektivitas, serta kualitas pengolahandata fasilitas layanan kesehatan yang tersedia.
PENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN PERIJINAN PADA DINAS PENANAMAN MODAL, PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (DPMPTSP & NAKER) BERBASIS WEB PADA PEMERINTAH KABUPATEN BATANG Eny Jumiati; Tri Agus Setiawan; Muhammad Farid Hasyim
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 2 No 1 (2017): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.93 KB) | DOI: 10.55686/ristek.v2i1.24

Abstract

Pelayanan yang prima merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan suatu organisasidalam meningkatkan kualitas pelanggan. Kualitas layanan yang baik dipandang menjadisalah satu faktor mencapai keunggulan kompetitif sehingga mampu meningkatkankepuasan pelanggan. Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintudan TenagaKerja (DPMPTSP & NAKER) kabupaten Batang merupakan suatu badan yang mengaturpelayanan dalam pemberian izin mendirikan usaha. Terlihat jelas sampai saat ini kondisipelayanan publik di Indonesia selalu membuat masyarakat tidak puas karena birokrasinyayang berbelit, lamban, melelahkan bahkan tidak adanya kepastian biaya dan waktu pelayananyang dikelola administrasi negara, sehingga ketidak pastian ini sering menjadi penyebabmunculnya praktek KKN dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Adanya umpan baliklayanan dan keluhan dari masyarakat secara langsung atau dari kebutuhan masyarakat dalammengurus perijinan merupakan alat untuk mengukur kepuasan masyarakat. Kepuasan danketidakpuasan dalam mengurus perijinan merupakan dampak dari perbandingan antaraharapan masyarakat dengan kinerja yang diperoleh dalam penyelenggaraan pelayanan.Hasil penelitian layanan perijinan berbasis web menunjukkan bahwa prinsip dan standarpelayanan perizinan yang didukung oleh teknologi informasi berbasis web mampumeningkatkan pencapaian kepuasaan masyarakat melalui Standar Pelayanan Prima yangtelah ditetapkan secara utuh dan menyeluruh, yang terdiri atas dimensi waktu, biaya,moral, dan kualitas.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) RUMAH SAKIT DAN PUSKESMAS DI KABUPATEN BATANG Agus Ilyas; Hari Agung Budijanto; Tri Agus Setiawan; Eny Jumiati
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 4 No 2 (2020): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.423 KB) | DOI: 10.55686/ristek.v4i2.79

Abstract

Pelayanan kesehatan yang bermutu yaitu yang sesuai dengan standar profesi dan standarprosedur operasional merupakan kondisi yang sangat diharapkan oleh masyarakat. Selainitu masyarakat juga berharap untuk memperoleh layanan kesehatan yang efektif dan efisiensehingga pasien terhindar dari kerugian fisik maupun materi. Beberapa permasalahan dimasyarakat yang banyak dijumpai terkait dengan pelayanan kesehatan adalah sepertikesulitan dalam mengakses informasi mengenai fasilitas layanan yang ada sampai masalahtidak lengkapnya data lokasi rumah sakit maupun puskesmas terdekat, sehingga pasienmemerlukan waktu untuk mencari lokasi fasilitas kesehatan terdekat. Penelitian yangdilakukan bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang selama iniditemukan dengan cara mengembangkan Sistem Informasi Geografis (SIG) FasilitasKesehatan khususnya Rumah Sakit dan Puskesmas Kabupaten Batang berbasis TIK(Teknologi Informasi dan Komunikasi) sebagai sarana manajemen pelayanan kesehatanyang bertujuan untuk meningkatkan akses, efisiensi, efektivitas, serta kualitas pengolahandata fasilitas layanan kesehatan yang tersedia.
PENCEGAHAN DAN EDUKASI MASYARAKAT DALAM PENANGANAN ENDEMIK PENYAKIT BERBASIS WEB UNTUK PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT DI KOTA PEKALONGAN Tri Agus Setiawan; Agus Ilyas; Ari Putra Wibowo
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 15 (2018)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v15i0.75

Abstract

Kota Pekalongan memiliki iklim heterogen yang berpotensi untuk penyebaran persebaran berbagai jenis penyakit baik menular maupun tidak menular, salah satu penyakit yang menjadi endedmik di Kota Pekalongan adalah Kaki Gajah (Filariasis), kasus penyakit Filariasis di Kota Pekalongan tertinggi di Jawa Tengah sebanyak 442 kasus tersebar di 11 kelurahan. Adapun tujuan dari penelitian ini agar terwujud aplikasi pencegahan dan edukasi masyarakat dalam penanganan endemik penyakit berbasis web untuk peningkatan kesehatan masyarakat di Kota Pekalongan. Metode pengembangan system yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Waterfall (Roger S. Pressman). Dengan adanya Sistem Informasi Pencegahan dan Edukasi Masyarakat dalam Penanganan Endemik penyakit. Menular dan tidak Menular Berbasis Web untuk Peningkatan Kesehatan Masyarakat di Kota Pekalongan ini nantinya dapat mengumpulkan, mengelola, dan memvisualisasikan data dan informasi dalam bentuk Web pada masyarakat tentang pengetahuan penyakit menular dan tidak menular (mengedukasi) penyebab, cara penularan dan cara penccegahannya serta pemetaan Lokasi Puskesmas di Kota Pekalongan. Kata Kunci: Website, Endemik, Penyakit menular dan tidak menular
Sistem Informasi Geografis Edukasi dan Mitigasi Bencana Banjir untuk Siaga Bencana di Kota Pekalongan Agus Ilyas; Tri Agus Setiawan; Sattriadi Wahyu Binabar
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 18 No. 2 (2020)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v19i0.127

Abstract

The city of Pekalongan is located on a low land, so there is a potential for floods every year. The efforts of the Pekalongan City government in overcoming floods are in the for m of making embankments, adding mangrove forests or through educating the community in protecting the environment. One of the existing problems is how to present data and information on flood area mapping and education to the community so that it can reduce existing victims. This research uses the Research and Development method, namely by collecting data on flood events, flood areas and flood impacts, evacuation facilities, public facilities and health and other support. From the results of the research carried out, it produces a geographic information system for web -based flood disaster mitigation and education where with this website it can be seen that flood and flood -prone areas, evacuation facilities, public facilities so that in the event of a flood d isaster can be given assistance quickly and precisely as needed, In addition, educational facilities are also produced to provide information and the impact of flooding. The purpose of this research is to help the Pekalongan city government in mitigating, educating and taking preventive action in dealing with flood disasters. Keywords: Flood area, website, mitigation, education, Pekalongan City
Pemetaan Lahan Parkir dengan Metode Polygon untuk Pendapatan Asli Daerah Kota Pekalongan Tri Agus Setiawan; Agus Ilyas; Sattriedi Wahyu Binabar
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 19 No. 2 (2021)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v21i1.160

Abstract

Parking is a potential regional revenue which is quite high because it is realized that the number from year to year has increased. Based on data from the Pekalongan City Transportation Service, in 2019 it has reached Rp. 1,205 billion or 75 percent of the target set, which is Rp. 1.6 billion. The parking area managed by the Pekalongan City Government so far has managed 424 points, the types of fees managed are divided into parking fees on the edge of public roads and off-street parking with a composition of 30 percent of PAD and 70 percent for parking attendants. The existence of this considerable potential poses a challenge for local governments to manage it. In the implementation of roadside retribution policies, there have been problems in managing parking lots, including the existence of strategic parking areas but not registered with the local government, the distribution and area of ??managed parking lots so that potential parking levy tax revenues can be known. In the research conducted using quantitative, qualitative, and R&D research methods with mapping with the polygon method so that the parking area managed by the Pekalongan City Government and the potential income from parking retribution taxes as a Pekalongan City Original Revenue Source (PAD) can be found.. Keywords: GIS, polygon, retribution, PAD
Mitigasi Sebaran Narkoba Melalui Sistem Informasi Geografis di Kota Pekalongan dengan Integrasi Global Mapper dan Google Earth Tri Agus Setiawan Agus; Hermanus Wim Hapsoro; Agus Ilyas
Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 11 No. 2 (2020): Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi
Publisher : Publisher: Fakultas Ilmu Komputer, Institution: Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/digitalzone.v11i2.5184

Abstract

Sebaran dan tindak kejahatan narkoba di Wilayah Polres Kota Pekalongan sudah memprihatinkan dan sudah merambah berbagai profesi dan lintas generasi. Adapun sistem monitoring untuk pemetaannya masih menggunakan peta statis. Adapun masalah dalam penelitian yaitu belum adanya sistem informasi geografis pemetaan daerah rawan dan sebaran kasus narkoba berbasis web. Penelitian dilakukan dengan metode Research and Development, untuk mitigasi area sebaran narkoba menggunakan tools Global Mapper adapun Google Earth untuk melakukan proses geospasial. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat menghasilkan Aplikasi SIG Sebaran Narkoba yang mampu menampilkan daerah rawan dan sebaran kasus narkoba berdasarkan wilayah dan tahun kejadian serta fasailitas edukasi sehingga dapat menjadi referensi dan bahan kajian baik Polres Pekalongan Kota maupun Pemerintah kota Pekalongan tentang Narkoba. Abstract The distribution and acts of drug crimes in the Pekalongan City Police Area have been a concern and have penetrated various professions and across generations. The monitoring system for mapping still uses a static map. The problem in this research is the absence of a geographic information system for mapping vulnerable areas and the distribution of web-based drug cases. The research was conducted using the Research and Development method, to mitigate the area of drug distribution using the Global Mapper tools, while Google Earth to carry out the geospatial process. From the results of the research carried out, it can produce a GIS Application for the Distribution of Drugs that is able to display the vulnerable areas and distribution of drug cases by region and year of occurrence as well as educational facilities so that they can be a reference and study material for both the Pekalongan City Police and the Pekalongan City Government on Drugs.
MONITORING PELAYANAN KESEHATAN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS BERBASIS WEB Hari Agung Budijanto; Tri Agus Setiawan; Agus Ilyas; Victorianus Aries Siswanto
Jurnal Teknik Informatika UMUS Vol 4 No 02 (2022): November
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/intech.v4i02.880

Abstract

Perubahan pola hidup masyarakat modern terutama yang tinggal di perkotaan, berpengaruh pada pola hidup yang tidak mendukung kesehatan. kurangnya olahraga, stress akibat beban hidup tinggi, kadar kalori yang tinggi kolesterol dan lemak yang tinggi sehingga memunculkan penyakit degeneratif seperti Diabetes Mellitus (DM). Pekalongan dengan prevalensi penyakit DM cukup tinggi, sebanyak 4.410 kasus serta menempati urutan kedua penyakit tidak menular setelah hipertensi esensial. Hal ini menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan bidang kesehatan untuk meminimalkan atau menekan tumbuhnya penyakit DM, namun sampai saat ini belum adanya sistem monitoring dan layanan mengenai penderita DM. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D). Dalam penelitian yang dilakukan proses pengumpulan data melibatkan dokter, perawat, ahli gizi dan psikolog serta penderita penyakit. sistem informasi kesehatan sehingga dapat menghasilkan dta dan informasi yang sesuai dengan fungsi dan kebutuhan. Adapun luaan yang dihasilkan pada penelitian yang dilakukan berupa sistem informasi dan monitoring berbasis web (e- health) dapat memberikan kemudahan akses bagi penderita DM dalam memberikan edukasi, layanan konsultasi maupun monitoring sehingga dapat menurunkan jumlah penderita DM di kota Pekalongan
The Application Of Google Earth In The Arrangement Of Industry And Trade Agglomeration Areas In Pekalongan City Agus Ilyas; Tri Agus Setiawan; Sattriedi Wahyu Binabar; Eny Jumiati
Journal of INISTA Vol 5 No 1 (2022): November 2022
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/inista.v4i2.856

Abstract

Pekalongan City has a variety of potential areas that include the field of industry, services and trade or called agglomeration. The potential that exists is not only in the field of batik but also has beach tourism areas, culture, shopping, electronic trade, hotels, markets and so on. Based on the data from the Agency for Regional Development of Pekalongan City (Bappeda) in 2020 that in 2019 the investment growth was Rp. 3.29 trillion, the economic growth in the industrial sector was 4.84%, and the economic growth in the trade and services sector was 5.72%. Meanwhile, the economic income in 2019 in the Large Trade and Retail sector contributed the largest GDP of 21.79% while the smallest sector of the Water Supply, Waste Treatment, Waste and Recycling sector was 0.10%. With an area of 45.25 km² which has 4 sub-districts and 27 urban villages classified as a small area has limitation in choosing the ideal location, it is possible to have the emergence of centralization or concentration of industry in a certain area or on the other hand, there are several different types of centers and industries in one area because the area is very potential compared to other regions, this is in accordance with the spatial and regional planning (RTRW). For this reason, it is necessary to have a Geographic Information System (GIS) that is able to display the web-based agglomeration of industry and trade to ensure the quality and smooth flow of information about the existing potential. For this reason, the research that will be carried out uses the Research and Development (R&D) method, while the system development model used is Waterfall. In the creation and development of applications carried out with free and open-source software (Google Earth, global Mapper and others). The results of the research conducted can help the government in the context of making regional development policies based on the Geographic Information System of the Agglomeration of Industry and Trade so that between industry players there is no unfair competition but rather support and complement each other so as to increase the original income of the region, and investment for the achievement of the welfare of society