JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022

Peningkatan Hasil Belajar IPA melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Complex Instruction di Sekolah Dasar

Febri Nurhayati (Program Studi S2 Pendidikan Dasar Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
Memi Putri Dewita (Program Studi S2 Pendidikan Dasar Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
Nasri Yoni (Program Studi S2 Pendidikan Dasar Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
Andi Usman (Program Studi S2 Pendidikan Dasar Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
Musmulyadi Musmulyadi (Program Studi S2 Pendidikan Dasar Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
Fatmawati Fatmawati (Program Studi S2 Pendidikan Dasar Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
Helen Devimar (Program Studi S2 Pendidikan Dasar Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
Reni Yohana.S (Program Studi S2 Pendidikan Dasar Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)



Article Info

Publish Date
30 Jan 2022

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas V SDN 001 Langgini Kabupaten Kampar, berdasarkan hasil tes sebelum tindakan diketahui dari 18 orang siswa hanya 6 (33,33%) orang siswa yang telah mencapai nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan, yaitu 75. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah melalui model pembelajaran Kooperatif tipe Complex Instruction dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi proses pembentukan tanah siswa kelas V SDN 001 Langgini Kabupaten Kampar. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V tahun pelajaran 2021-2022 dengan jumlah siswa sebanyak 18 orang. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Complex Instruction untuk meningkatkan hasil belajar IPA. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan teknik observasi, dan tes. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Complex Instruction dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada materi proses pembentukan tanah siswa kelas V SDN 001 Langgini Kabupaten Kampar. Hasil belajar siswa jauh lebih meningkat dibandingkan pada sebelum tindakan. Sebagaimana diketahui ketuntasan belajar siswa pada siklus II meningkat menjadi 16 orang (88,89%) siswa yang tuntas. Sedangkan 2 orang siswa (11,11%) belum tuntas, artinya hasil belajar siswa pada siklus II telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal yang telah ditetapkan sebesar 75%, adapun Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan dalam penelitian ini adalah 75.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...