ABSTRAKPeranan sebuah iklan dalam mempengaruhi persepsi dan pemahaman masyarakatmemiliki kompetensi tersendiri dalam dunia pemasaran. Iklan dapat dijadikan alat promosidalam pengenalan, pemahaman sebuah konsep atau ajakan. Ajakan dalam penelitian inimerupakan ajakan mengenai pentingnya peran masyarakat saat pandemik Covid-19. Produkiklan yang diambil di penelitian ini adalah iklan himbauan masyarakat mengenai Covid-19dari lembaga komersil dan non-komersil di Indonesia. Adanya fenomena miss-interpretasidan ketidaksesuaian makna yang diinginkan dalam sebuah iklan, memberikan dampak yangsignifikan terhadap perkembangan kasus Covid-19 di Bali. Tujuan dari penelitian ini untukmenyelaraskan masalah penyampaian sebuah makna dalam iklan himbauan masyarakatmengenai Covid-19 yang tidak dipahami oleh publik sehingga terjadinya kesalahpahaman.Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan wujud bagian iklan yang berupa judul,teks, dan slogan, (2) mendeskripsikan wujud hubungan tanda dan acuannya yang berupapenanda dan pertanda dalam iklan, (3) mendeskripsikan dan memberikan gambaran saranmengenai peranan makna yang tepat dalam iklan himbauan masyarakat. Rancanganpenelitian menggunakan rancangan kualitatif yang dikumpulkan dari subjek penelitian yangberupa iklan himbauan masyarakat mengenai Covid-19, dari website dan media cetak.Objek dalam penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat, gambar, dan warna. Tahapanpenelitian diawali dari pengumpulan data iklan himbauan masyarakat mengenai Covid-19kemudian disusun gambaran pemaknaan yang tepat mengenai iklan himbauan masyarakatmengenai Covid-19 berdasarkan semiotika. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalahpenambahan variabel ilmu semiotika dalam perancangan iklan himbauan masyarakatmengenai Covid-19 sehingga memberikan gambaran kesesuaian antara pengaplikasian ilmusemiotika dan praktik pemberian anjuran serta himbauan yang dituangkan dalam iklan.Kesesuaian yang tepat antara keinginan dan makna yang ingin disampaikan bisa terbangundengan baik untuk menghindari adanya kesalahpahaman antara penghimbau dan targetpublik. Target lain yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah adanya pengembangan ilmuBahasa dalam ranah yang lebih luas baik dalam dunia periklanan non-profit.Kata kunci: covid-19, himbauan, iklan, publik, semiotika.
Copyrights © 2021