Diabetes melitus disebabkan oleh kelainan sekresi insulin atau resistensi terhadap insulin. Daun Afrika (Vernonia amygdalina Delille) memiliki kandungan senyawa flavonoid, tanin, dan saponin yang berpotensi dapat menurunkan kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah infusa daun afrika memiliki potensi sebagai antidiabetes pada mencit galur BALB/c. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan membuat 5 kelompok perlakuan sebagai berikut kelompok perlakuan I dengan pemberian 5% infusa daun afrika, perlakuan II dengan pemberian10% infusa daun afrika, perlakuan III dengan pemberian 15% infusa daun afrika, kelompok kontrol negatif dan kelompok kontrol sehat. Mencit diinduksi aloksan dengan dosis 175 kg/BB sampai mencit dinyatakan diabetes melitus, kemudian dilakukan pengujian antidiabetes masing-masing kelompok perlakuan selama 7 hari. Hasil penelitian menunjukan kelompok perlakuan II dan perlakuan III memiliki penurunan kadar gula darah yang berbeda signifikan ( p<0.05) dibandingkan kelompok kontrol negatif. Persentase penurunan kadar gula darah tertinggi yaitu pada perlakuan III sebesar 39.43%, dibandingkan dengan perlakuan II sebesar 36.67%, dan perlakuan I sebesar 11.49%. Kata Kunci: Diabetes melitus, daun afrika, antidiabetes.
Copyrights © 2021