Tumbuhan berkhasiat obat telah digunakan dalam pengobatan tradisional sejak zaman prasejarah secara konvensional dan beralih dari generasi ke generasi yang akan datang. Mahluk hidup berkembang dan berinteraksi dengan mahluk hidup lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tumbuhan berkhasiat yang diketahui dan digunakan dan oleh masyarakat Desa Sarwadadi. Metode yang digunakan adalah metode observasi dengan mendeskripsikan hasil pengamatan tentang penggunaan tumbuhan berkhasiat obat. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 116 jenis tumbuhan berkhasiat obat. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah bagian daun 38,18%. Masyarakat Desa Sarwadadi menggunakan tumbuhan berkhasiat obat untuk mengobati penyakit seperti penyakit kronis, penyakit menular, penyakit tidak menular dan untuk perawatan kesehatan.
Copyrights © 2022