Jambura Journal of Health Sciences and Research
Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH

PENGHAMBATAN PERTUMBUHAN BAKTERI Dermacoccus nishinomiyaensis DAN Micrococcus luteus DENGAN EKSTRAK BIJI SALAK (Salacca zalacca (Geartn.) Voss)

Muflihah Fujiko (Jurusan Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Tjut Nyak Dhien, Indonesia)
Khaliza Maulidea (Jurusan Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Tjut Nyak Dhien, Indonesia)
Vriezka Mierza (Jurusan Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Singaperbangsa, Indonesia)
Sumardi Sumardi (Jurusan Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Tjut Nyak Dhien, Indonesia)



Article Info

Publish Date
27 Feb 2023

Abstract

Salak merupakan kelompok tumbuhan angiospermae yang tumbuh dan tersebar di Indonesia. Biji salak diketahui memiliki kandungan senyawa tanin, kuinon, monoterpen, seskuiterpen, alkaloid dan polifenol yang berpotensi sebagai antioksidan dan antibakteri. Tumbuhan yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri saat ini banyak diteliti dan dikembangkan menjadi suatu produk atau diperlukan untuk pengobatan terbaru karena terjadinya resistensi terhadap antibiotik. Bakteri patogen merupakan salah satu bakteri yang resisten terhadap antibiotik seperti bakteri Gram + yang dapat menyebabkan infeksi serius. Bakteri Micrococcus luteus dan Dermacoccus nishinomiyaensis merupakan bakteri Gram + yang dapat berkembang biak pada kulit, mukosa, jaringan pernafasan dan jaringan otak. Kebaruan penelitian ini karena meneliti tentang hambatan prtumbuhan bakteri Dermacoccus nishinomiyaensis dan Micrococcus luteus dengan ekstrak biji salak (Salacca zalacca (Geartn.) Voss) Adanya aktivitas antibakteri dari biji salak terhadap pertumbuhan bakteri Micrococcus luteus dan Dermacoccus nishinomiyaensis merupakan tujuan dari penelitian ini. Metode penelitian yang dilakukan meliputi identifikasi tumbuhan, ekstraksi sampel secara maserasi, analisis golongan senyawa kimia secara Kromatografi Lapis Tipis (KLT), dan pengujian antibakteri dengan metode difusi sumuran. Hasil analisis golongan senyawa kimia dengan metode KLT menunjukkan ekstrak etanol biji salak mengandung senyawa polifenol, alkaloid, triterpenoid dan steroid. Hasil uji aktivitas antibakteri memperlihatkan adanya daerah hambat terhadap pertumbuhan bakteri Micrococcus luteus dan Dermacoccus nishinomiyaensis pada konsentrasi 100 mg/ml. Kesimpulan ekstrak etanol dari biji salak memiliki aktivitas antibakteri yang dihubungkan dengan kandungan senyawa kimianya.Kata kunci: Antibakteri, Biji Salak, Dermacoccus nishinomiyaensis, Micrococcus luteus, Salacca zalacca (Geartn.)

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jjhsr

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jambura Journal of Health Sciences and Research is a health scientific journal which published original articles of public health. This articles Published Twice a year in January and July. Which Focus and Scope in public health issues, including : Epidemiology, Health Education and Promotion, ...