Kecamatan Bangil merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Pasuruan yang mengalami pertumbuhan penduduk dan industri yang cukup padat. Hal tersebut berdampak pada penggunaan air tanah yang semakin intensif dan meningkatnya produksi air limbah, sehingga dikhawatirkan akan mengakibatkan pencemaran kualitas air tanah. Studi ini bertujuan untuk menentukan nilai parameter-parameter yang akan memberikan besar nilai indeks metode GOD dan GALDIT pada air tanah dangkal, lalu hasil nilai indeks metode GOD dan GALDIT dibandingkan dengan metode AVI, serta memetakan pola sebaran kerentanan air tanah berdasarkan nilai indeks ketiga metode. Data diukur menggunakan rollmeter, GPS Garmin 60, pH meter, dan thermometer digital. Hasil pengukuran nilai indeks metode GOD pada 7 titik sumur bernilai 0,3, sedangkan 21 titik sumur lainnya bernilai 0,4 dan 0,5 dan nilai indeks metode GALDIT pada 23 titik sumur bernilai 3,0-4,8, sedangkan 5 titik sumur lainnya bernilai 5-5,7. Hasil pengukuran metode GOD dan GALDIT memiliki tingkat kerentanan rendah dan sedang, sedangkan metode VIF memiliki tingkat sangat tinggi pada seluruh titik. Berdasarkan hasil pengukuran, ketiga metode dapat digunakan untuk mengidentifikasi kerentanan pada tiap lokasi sumur.
Copyrights © 2023