ABSTRAK Pendahuluan: Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) telah ditetapkan sebagai pandemi oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan sebagai bencana nasional oleh Pemerintah Republik Indonesia. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 menimbulkan dampak yang luas bagi perekonomian dan kesehatan. Hal ini dapat menimbulkan resiko gangguan pelayanan kesehatan termasuk pada pelayanan kesehatan balita, yang berpotensi meningkatkan kesakitan dan kematian.Adaptasi kehidupan baru merupakan suatu kondisi dimana masyarakat dapat melakukan kegiatan berdampingan dengan COVID-19. Pelayanan posyandu pada balita terdiri dari pemantauan pertumbuhan, perkembangan, pemberian stimulasi, pemberian imunisasi dasar dan lanjutan serta kapsul vitamin A. untuk mengetahui pemanfaatan posyandu terhadap pemberian stimulasi balita dimasa adaptasi kebiasaan baru Metode:Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik Analisa data menggunakan analisis dengan Chi Square (x2) dengan tingkat kemaknaanp<0,05. Hasil: Dari hasil uji statistic menggunakan analisis Chi Square diperoleh nila P= 0,02 lebih kecil dari tingkat kemaknaan P=0,05 maka terdapat hubungan antara pemanfaatan posyandu terhadap pemberian stimulasi pada bali di masa adaptasia kebiasaan baru Kesimpulan: pemanfaatan posyandu berpengaruh terhadap pemberian stimulasi pada balita. Kata Kunci: Posyandu, Stimulasi, Balita, Adaptasi Kebiasaan Baru
Copyrights © 2022