Jurnal Farmasetis
Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Farmasetis: Mei 2022

Analisis Deksametason pada Jamu Pegal Linu yang Beredar di E-Commerce dengan Metode Spektrofotometri UV-VIS

Thaharah Ryansyah (Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Singaperbangsa Karawang)



Article Info

Publish Date
28 May 2022

Abstract

Jamu merupakan obat tradisional yang telah digunakan secara turun temurun oleh masyarakat Indonesia. Salah satu jamu yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia adalah jamu pegal linu. Hasil pengawasan BPOM periode Juli 2020 sampai September 2021 menemukan 53 produk obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat (BKO). Salah satu BKO yang paling banyak ditemukan adalah deksametason. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis deksametason pada jamu pegal linu yang beredar di e-commerce dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Sampel jamu pegal linu yang diperoleh dari e-commerce diberi kode A,B,C, dan D. Sampel kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semua sampel jamu pegal linu yang diperoleh melalui e-commerce positif mengandung deksametason dengan berbagai konsentrasi. Sampel A memiliki kadar rata-rata sebesar 1,143%, sampel B 1,620%, sampel C 2,492%, dan sampel D sebesar 1,982%. Berdasarkan hasil tersebut, sampel C memiliki kadar deksametason yang paling tinggi, dan sampel A memiliki kadar deksametason terendah.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

far

Publisher

Subject

Education Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal farmasetis merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. Jurnal farmasetis berfokus pada topik teknologi farmasi, manajemen, farmasi sosial, obat tradisional, dan farmakologi yang mencakup 17 pilar meliputi: Pengelolaan resep, Swamedikasi, Manajemen ...