Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah, kekayaan alam ini ditandai dengan banyaknya jenis tanaman yang dapat dijadikan sebagai obat tradisional. Alpukat merupakan salah satu tanaman obat yang dikenal berkhasiat sebagai antibakteri karena kandungan senyawa antibakteri seperti saponin, alkaloid dan flavonoid. Ekstrak kulit buah alpukat (persea americana Mill) diperoleh dengan mengekstraksi kulit buah alpukat menggunakan metode maserasi. Ekstrak tersebut diformulasikan menjadi sediaan gel dengan perbedaan konsentrasi basis gel carbopol. Penggunaan konsentrasi carbopol yang berbeda bertujuan untuk mengetahui kosentrasi basis carbopol yang paling stabil dalam sediaan gel ekstrak etanol kulit buah alpukat. Pengujian stabilitas fisik yang dilakukan meliputi organoleptis, homogenitas, daya sebar, daya lekat, daya proteksi, dan pH pada penyimpanan suhu 25 - 30°C selama 4 minggu. Hasil penelitian stabilitas fisik sediaan gel pada penyimpanan suhu 25 - 30°C selama 4 minggu menunjukkan hasil yang stabil untuk pengujian organoleptis, homogenitas, daya sebar, daya lekat, daya proteksi, pH, dan viskositas pada konsentrasi carbopol 1%.
Copyrights © 2022