Anemia pada remaja putri sampai saat ini masih cukup tinggi, prevalensi anemia didunia berkisar 40-88%. Pada penduduk Indonesia penderita anemia dengan usia 15-24 tahun sebanyak 18,4%. Anemia merupakan suatu keadaan dimana kurangnya jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (Hb) dari batas normal dengan ciri-ciri nya yaitu lesu, pusing, mata berkunang-kunang dan wajah pucat. Kadar Hb normal pada remaja putri adalah ≥ 12 g/dL. Kekurangan zat gizi dapat mengalami anemia yang menyebabkan keletihan, dan sulit konsentrasi sehingga pada saat bekerja atau belajar menjadi kurang produktif. Kekurangan zat gizi yang menyebabkan anemia adalah kekurangan zat gizi mikro seperti: yodium, zat besi dan vitamin A. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode review jurnal yang dilakukan secara studi literature pada database Google Schoolar dengan bahan acuan 15 jurnal atau artikel ilmiah yang berkaitan dengan Hubungan Status Gizi dengan Anemia Pada Remaja Putri.
Copyrights © 2022