Kulit jeruk nipis mengandung senyawa metabolit sekunder, terutama golongan flavonoid yang berpotensi sebagai pencerah kulit. Trietanolamin sering digunakan sebagai zat pengemulsi karena bersifat netral dan tidak toksik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi trietanolamin dari tiga formulasi yang menghasilkan formula terbaik lotion ekstrak kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) yang stabil secara fisik. Kulit jeruk nipis di maserasi dengan menggunakan etanol 96%. Sediaan lotion dibuat menjadi tiga formula dengan variasi konsentrasi trietanolamin yaitu FI (2%), FII (3%) dan FIII (4%). Karakteristik lotion yang diamati meliputi uji organoleptis, uji iritasi, homogenitas, tipe emulsi, pH, daya lekat, daya sebar, viskositas, dan uji stabilitas (Freeze-thaw Test). Hasil menunjukkan bahwa sifat fisikokimia yang memenuhi kriteria sediaan lotion, yaitu formula I memiliki hasil konsistensi, viskositas, dan daya sebar paling baik dibandingkan formula II dan III.
Copyrights © 2023