Musawa : Jurnal Studi Gender dan Islam
Vol. 21 No. 2 (2022)

Hegemoni Maskulinitas “Tafsir Hadis” Pada Makna Teks “Perempuan Membawa Sial”

Fiki Khoirul Mala (UIN Syarif Hidayatullah)



Article Info

Publish Date
16 Jan 2023

Abstract

Peper ini memfokus pada pengaruh dominasi maskulinitas dalam syarah hadis dari kitab al-Tamhīd karya Ibn ‘Abd al-Barr al-Andalusy di Andalusia. Adapun tujuan penelitian dari Paper ini menganalisis representasi hegemoni maskulinitas secara umum dari perspektif syarah hadis dan memetakan alur pemahaman tentang hadis berdasarkan tekstual dan kontekstual yang berkaitan dengan hegemoni maskulinitas. Paper ini mengurai teori kritik matan hadis dan teori hegemoni Antonio Grmasci. Hal ini mencermati tentang makna perempuan pembawa sial dan pola makna hegemoni maskulinitas yang didefinisikan Antoni Gramsci. Dari kedua makna yang ada memiliki kandungan pengaruh lingkungan dan perjalanan pengalaman hidup dari kemunculan sebuah tafsir suatu hadis. [This research focuses on the influence of masculinity domination in the hadith syarah from the Kitab al-Tamhiīd limā fī al-Muwaṭṭa min al-Ma’āni wa al-Asānid by Ibn ‘Abd al-Barr al-Andalusy in Andalusia. The purpose of study is to analyze the epresentation of hegemonic masculinity in general from the perspective of syarah hadith and map out the flow in understanding hadith based on textual and contextual aspects related to hegemonic masculinity. The paper says to critical on exegesis Hadith intepretetion theory and Antonio Gramsci’s hegemonic theory. It is talking about women with damn charge in unlucky public deal perception for female posision. It is differen with hegemonic masculinity theory. The environment and experience are the main influences for hadith interpretation]

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

MUSAWA

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education Social Sciences

Description

Musãwa Journal of Gender and Islamic Studies was first published in March 2002 by PSW (Pusat Studi Wanita) Sunan Kalijaga Yogyakarta under contribution with the Royal Danish Embassy Jakarta. In 2008, published twice a year in collaboration with TAF (The Asia Foundation), namely January and July. ...