Penelitian ini betujuan untuk mengetahui presepsi remaja mengenai pendidikan seks. Pendidikan seks merupakan pelajaran yang ditujukan untuk menumbuhkan pemahaman diri dan harga diri, mempererat hubungan keluarga, mengembangkan keterampilan untuk hubungan manusia yang sehat, dan bertanggung jawab saat menciptakan hubungan seksual dan seksual. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun informan dalam penilitian ini remaja putra dan remaja putri. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara. wawancara adalah teknik pengambilan data dimana data tersebut diambil melalui kegiatan tanya jawab melalui komunikasi lisan dalam bentuk terstruktur, semi terstruktur, dan tidak terstruktur adapun hasil dari penelitian ini yaitu persepsi remaja mengenai pendidikan seksual remaja memandang pendidikan seks sebagai hal yang memiliki nilai positif, penting untuk dipelajari, dan juga memiliki manfaat bagi remaja guna membantu permasalahan hidup yang dialaminya. Pendidikan seks membantu remaja untuk mengetahui arah perilaku seksual yang dihadapinya agar terhindar dari hal yang negatif yang berdampak pada dirinya dan juga agar tidak melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan norma kehidupan. Remaja memandang bahwa pendidikan seks menjadi alat yang berfungsi untuk mencegah penyalahgunaan seks terjadi pada diri remaja. Pendidikan seks dianggap mampu untuk menjawab rasa ingin tahu remaja dan perasaan penasarannya akan hal-hal yang memiliki kaitan dengan seks.
Copyrights © 2023