Kondisi pandemi menyebabkan proses pembelajaran menjadi terbatas dan berdampak pada kurang optimalnya penerapan model pembelajaran inovatif guna peningkatan hasil belajar IPA dan keterampilan proses sains siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model discovery learning berbasis STEAM terhadap hasil belajar IPA dan keterampilan proses sains siswa kelas V SD. Penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen) ini menggunakan rancangan Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD, yang terdiri dari 457 orang siswa. Sebanyak 71 siswa sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik group random sampling. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan tes pilihan ganda, sedangkan data keterampilan proses sains dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Data dianalis dengan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran model discovery learning berbasis STEAM dengan pembelajaran konvensional. Terdapat perbedaan keterampilan proses sains antara siswa yang mengikuti pembelajaran model discovery learning berbasis STEAM pembelajaran konvensional kelas. Terdapat perbedaan hasil belajar IPA dan keterampilan proses sains secara simultan antara siswa yang mengikuti pembelajaran model discovery learning berbasis STEAM dengan pembelajaran konvensional. Simpulan penelitian ini model discovery learning berbasis STEAM berpengaruh terhadap hasil belajar IPA dan keterampilan proses sains siswa kelas V SD.
Copyrights © 2023