Salah satu persoalan dalam penerapan metode saintifik (scientific method) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) adalah terkait dengan isu epistemologi keilmuan. PAI dianggap lebih bersifat keimanan (belief) ketimbang fakta empirik yang menjadi lokus penerapan penerapan metode saintifik. Sebagian ahli dan praktisi pendidikan, termasuk pendidikan Islam, memandang bahwa penerapan metode saintifik dalam pembelajaran PAI tidak relevan dan bisa menimbulkan persoalan. Tulisa ini coba menunjukkan bahwa PAI memiliki basis epistemologis yang kuat dan memenuhi semua syarat sebagai ilmu pengetahuan. Kriteria-kriteria ilmiah sebuah ilmu seperti disodorkan Mannheim (1954), Gadamer (1990), dan Prunckun (2010) terpenuhi secara utuh. Lebih jauh tulisan ini juga coba menganalisa dimensi-dimensi pengetahuan PAI dalam perspektif taksonomi Bloom (1955; Anderson, 2001) yang menjadi rujukan utama pengembangan kurikulum nasional pada semua mata pelajaran termasuk PAI.
Copyrights © 2023